Jakarta, Harian Umum- Para pendukung Presiden Jokowi agaknya benar-benar susah tidur Jumat (15/2/2019) malam ini, karena amukan mereka terhadap CEO Bukalapak Achmad Zaky, sang Presiden dihajar tagar secara bertubi-tubi.
Setelah tagar #UninstallJokowi yang tak hanya menjadi pemuncak trending topics Twitter Indonesia, tapi juga masuk trending topics dunia (worldwide trending topics), sejak Jumat petang muncul lagi tagar #ShutDownJokowi yang langsung masuk trending topics Indonesia dan dunia.
Hingga pukul 22:30 WIB, tagar #ShutDownJokowi berada di peringkat dua trending topics Twitter Indonesia, membayangi tagar #UninstallJokowi yang masih di puncak karena dicuitkan hingga 257.000 kali.
Yang ajaib, setelah sempat turun ke peringkat dua, tagar #UnunstallJokowi pada pukul 22:30 WIB telah kembali nangkring di puncak worldwide trending topics menurut trends24.in.
Sementara itu tagar #ShutDownJokowi dicuitkan sebanyak 32.200 kali.
Tagar ini pada Jumat petang sempat ikut merangsek memasuki 10 besar trending topics dunia, namun memasuki pukul 20:00 WIB, tagar itu hilang dari sana.
Masuknya tagar #UninstallJokowi dan #ShutDownJokowi ke trending topics dunia sempat membuat warganet dari Korea keheranan.
"What's with these #UninstallJokowi #ShutDownJokowi is that a new malware or computer programs?" tanya akun @kangtaehyungs.
Kebingungan warganet asal Korea itu dijawab oleh warganet asal Indonesia.
"We just wanna save Indonesia with #UninstallJokowi and #ShutDownJokowi," kata akun @tangassa.
"Okay," jawab @kangtaehyungs.
"No, it's not malware or virus. It's protest symbolization from Indonesia people for president cause this man make a many horrible policy. Please support us to change this situation. We hate the leader and we need new leader in president election. #UninstallJokowi," jelas akun @febri_cenator.
"Oh, okay,' jawab @kangtaehyungs.
Seperti diketahui, pendukung Jokowi mengamuk karena dalam salah satu cuitannya, CEO Bukalapak Achmad Zaky, menyertakan kalimat "presiden baru'.
Inilah cuitan Achmad Zaky yang membuat pendukung Jokowi mengamuk itu, yang dicuitkan melalui akun @achmadzaky:
"Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D kita kayak gini (2016, in USD)
1. US 511B
2. China 451B
3. Jepang 165B
4. Jepang 118B
5. Korea 91B
11. Taiwan 33B
14. Australia 23B
24. Malaysia 10B
25. Spore 10B
43. Indonesia 2B
Mudah2an Presiden baru bisa naikin".
Atas cuitan ini, berikut tanggapan marah pendukung Jokowi;
"BL dipromosikan gratis sedemikian rupa oleh presiden, dipuji sebagai Unicorn, dan pak jokowi bangga sama BL, ternyata ownernya orang DUNGU," kata akun @s_gun29.
"Nuatmu jahat, framing pake data lama bukan terbaru. Sudah gak tahan ya buat tidur terbalik. Yang kasihan investor2mu krn di-endors langsung sama jokowi. Semoga dirimu nggak didepak para stakeholder dan CEO mu ...," kata @DStoickov.
"CEO otak cetek, aple to aple kalau mau bandingin, PDB mereka berapa & sudah berapa lama " dana abadi" mereka punya. BACOT!!!!" kata @Ary_Koslet.
Tak cukup mencaci maki, pendukung Jokowi juga melepas tagar #UninstallBukalapak yang sempat menduduki puncak trending topic Indonesia.
Tagar ini sempat bertahan ketika pendukung paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi yang bersimpati kepada Zaky melepas tagar #DukungBukalapak.
Tagar itu baru keok, bahkan hilang dari trending topics setelah pendukung 02 melepas tagar #UninstallJokowi.
Zaky swndiri agaknya tak enak karena cuitannya membuat dia diserang pendukung Jokowi. Dia lalu meminta maaf.
"Buat pendukung pak Jokowi, mohon maaf jika ada yg kurang sesuai kata-kata saya jadi misperception. Saya kenal pak jokowi orang baik. Bahkan saya anggap ayah saya sendiri (sama2 orang solo). Kemarin juga hadir di HUT kami. Tidak ada niat buruk tentunya dari tweet saya," katanya melalui akun Twitter-nya. (rhm)







