Jakarta, Harian Umum - Ketua Umum Ormas DPP Pengacara dan Jawara Bela Umat (Pejabat), Ustaz H Eka Jaya, optimis dapat bersaing dengan puluhan peserta seleksi Dewan Kota (Dekot) di tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan pada Juli 2024 mendatang.
Ia merupakan calon anggota Dekot dari Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan.
"Insya Allah (terpilih), saya optimis," kata Ustaz Eka di Jakarta, Kamis (27/6/2024).
Ada 62 calon dari 65 kelurahan di Jakarta Selatan, akan tetapi hanya akan terpilih 10 orang sebagai perwakilan 10 kecamatan di kota administrasi tersebut. Artinya, dari setiap kecamatan akan terpilih satu orang.
"Dari Kecamatan Mampang Prapatan ada empat orang yang mengikuti seleksi, termasuk saya," imbuh Ustaz Eka.
Pendukung setia Anies Baswedan ini diketahui menjadi Dekot dari Kelurahan Bangka karena terpilih secara aklamasi.
Ustaz Eka menjelaskan, ia mengikuti seleksi Dekot karena Dekot merupakan wadah bagi masyarakat untuk ikut serta dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat.
"Intinya, di mana buat kemaslahatan umat dan masyarakat, kita coba untuk bisa berpartisipasi," jelasnya.
Salah satu tugas dan fungsi Dekot adalah menampung keluh kesah dan aspirasi masyarakat untuk diteruskan atau disampaikan kepada stakeholder terkait di jajaran Pemkot, dalam hal ini Pemkot Jaksel.
"Jadi, kalau masyarakat tidak berani menyampaikan keluhan dan aspirasinya secara langsung kepada stakeholder di tingkat kota, atau tidak punya kesempatan untuk itu, kita bisa menyampaikannya," jelas Ustaz Eka.
Ia menyebut keluhan masyarakat Kelurahan Mampang Prapatan antara lain adalah masalah kemacetan, banjir, masalah kependudukan dan dari aspek ekonomi, yang dikeluhkan antara lain masih adanya penduduk yang belum tertampung di UMKM.
Banjir di Mampang Selatan biasanya terjadi, antara lain di kawasan Pasar Buncit.
"Jadi, dengan menjadi anggota Dekot, saya ingin berusaha memperbaiki kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ustaz Eka termasuk figur yang aktif dalam ke-Ormas-an. Sebelum menjabat sebagai Ketum DPP Pejabat, ia adalah Sekjen Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara).
Figur ini, juga anggota Pejabat, sering terlihat di antara massa demonstran yang menuntut keadilan dalam aspek hukum maupun politik, termasuk dalam Aksi 212, Aksi Menolak Pilpres 2024 Curang, Aksi Mendesak DPR Menggunakan Hak Angket Untuk Menyelidiki Dugaan Kecurangan Pilpres 2024, Aksi Mendukung MK Agar Memutus Perkara Sengketa Pilpres Dengan Adil, dan saat ini Ustaz Eka juga berada dalam barisan yang akan memenangkan Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2024. (rhm)






