Pulau Pramuka, Harian Umum- Umat Islam disarankan untuk memilih Caleg dan Capres yang diridhoi Allah SWT pada Pemilu yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019 mendatang, demi kemaslahatan bangsa dan negara ke depan.
"Jangan Golput. Datanglah ke TPS dan pilih Caleg serta Capres yang diridhoi Allah SWT," ujar KH Achmad Astamar saat memberikan tausiyah dalam pengajian ke-11 Majelis Ta'lim Ar Rasyid di Masjid Al Makmuriah, Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu, Rabu (16/1/2019).
Ia menegaskan, siapa pun yang terpilih, tidak masalah asalkan yang dipilih diridhoi Allah SWT, agar Indonesia menjadi negara yang berkah, dan baldatun toyibatun warofun ghafur.
Ciri-ciri pemimpin yang diridhoi, menurut dia, di antaranya amanah, mau mendengar suara rakyat dan tahu kebutuhan rakyat.
"Karena itu sebelum berangkat ke TPS berdoa dulu. Minta petunjuk Allah agar Caleg dan Capres yang dipilih diridhoi Allah," tegas dia.
Selain dihadiri pengurus FKDM dari enam wilayah di DKI Jakarta, pengajian ini juga dihadiri oleh Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad, Camat Kepulauan Seribu Utara Toto Bondan, enam lurah di Kepulauan Seribu, dan warga setempat.
Dalam pengajian ini sempat dibacakan doa tolak azab agar wilayah Kepulauan Seribu dijauhkan Allah SWT dari berbagai bencana, terutama tsunami, karena wilayah kepulauan ini tidak memiliki gunung dan bukit (dataran tinggi), sehingga jika tsunami menerjang, sekitar 28.000 jiwa penduduk di kepulauan ini tak dapat melarikan diri.
"Kita juga mendoakan agar Gubernur Anies Baswedan dan Bupati Husein Murad selalu sehat dan sukses," ujar KH Abdul Hakim, Kasie Bimas Islam Kantor Kanwil Kemenag Kepulauan Seribu, yang membacakan doa tersebut.
Bupati Husein Murad mengatakan, ia senang sekali Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta sebagai pendiri Majelis Ta'lim Ar Rasyid, mengagendakan pengajian di wilayahnya.
"Saya berharap tidak selesai sampai di sini, karena dari 101 pulau di Kepulauan Seribu, ada 11 pulau yang berpenghuni, termasuk Pulau Pramuka. Jadi, Majelis Ta'lim Ar Rasyid juga bisa mengadakan pengajian di 10 pulau yang lain,' katanya. (rhm)







