Jakarta, Harian Umum- Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) mendirikan Majelis Ta'lim Ar Rasyid, dan majelis ini, Rabu (7/3/2018), menyelenggarakan pengajian perdana di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.
Wakil Ketua FKDM Budi Siswanto menjelaskan, nama Ar Rasyid digunakan bukan semata-mata merupakan nama tengah Anies, namun juga karena nama ini termasuk Asmahul Husna, dan memiliki arti yang sangat bagus.
"Rasyid artinya cerdik," jelas Budi.
Ia menegaskan, dengan menggunakan nama Ar Rasyid, diharapkan jamaah majelis ta'lim ini cerdik dalam menghadapi setiap tantangan dan dalam menghadapi setiap persoalan, sehingga kehidupan mereka semakin meningkat, dan FKDM pun menjadi organisasi yang kian disegani.
Saat memberi sambutan, Anies mengapresiasi penggunaan nama ini karena katanya, setiap orang memang harus memiliki kecerdikan.
"Tapi ingat, kecerdikan harus dijaga dengan akhlak yang baik agar tidak menjadi .... kalau kata orang, minterin orang lain (membodohi orang lain, red)," katanya.
Gubernur Jakarta periode 2017-2022 ini berharap Majelis Ta'lim Ar Rasyid dapat menjadi pilar dan jamaahnya dapat berkontribusi bagi pembangunan Jakarta.
"Saya juga berharap. FKDM dapat menjadi perekat bagi warga Jakarta yang multi etnis," imbuhnya.
Anies lalu menjelaskan tentang pentingnya silaturahmi, dengan mengutip kisah tentang survei yang dilakukan di Italia pada periode 1973 hingga 1993.
Survei itu, katanya, mempelajari perkembangan kondisi di Italia Utara dan Italia Selatan. Dari survei ini terungkap kalau wilayah yang berkembang pesat adalah wilayah yang warganya memiliki kebiasaan bersilaturahmi dan berinteraksi, karena kebiasaan ini memunculkan perkumpulan-perkumpulan, organisasi-organisasi yang di antaranya dapat menggerakkan perekonomian masyarakat.
Karena itu, kata Anies, ia berharap Majelis Ta'lim Ar Rasyid dapat terus eksis karena pengajian merupakan salah satu bentuk umat melakukan silaturahmi dan berinteraksi satu sama lain.
Pengajian yang dihadiri sekitar 200 anggota FKDM ini dimulai setelah shalat maghrib, dan menghadirkan Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta KH Syaiful Mujib sebagai penceramah.
Pengajian ini juga dihadiri Kepala Bazis DKI H Wildan dan Binmas Polda Metro Jaya, Jajang.
.Budi menambahkan, pengajian ini akan diselenggarakan secara rutin setiap bulan, baik di rumah dinas gubernur DKI maupun di enam wilayah kota administrasi/Kabupaten Kepulauan Seribu (rhm)







