JAKARTA, HARIAN UMUM - Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto dilaporkan ke Inspektorat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Laporan yang dikirimkan oleh seorang warga bernama Badar Subur Senin (30/11/2020), terkait adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam penyelenggaran acara turnamen Sepakbola Trofeo Persija Glory 2001 yang diadakan di lapangan Porsekem, Kembangan, Jakarta Barat.
Dalam penyelenggaran turnamen tersebut, Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto ikut mendukung dengan menghadiri acara bersama Camat Kembangan, Joko Mulyono dan Lurah Kembangan Utara, Rudi Hariyanto.
“Sebagai warga, saya sangat prihatin dengan kinerja Pemerintah Kota Jakarta Barat yang berkesan membiarkan pelanggaran protokol kesehatan dalam turnamen sepakbola itu," ujarnya.
Atas kasus itu, menurut Badar, sudah selayaknya kinerja Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto dievaluasi.
“Mereka adalah pimpinan Satgas Covid-19 di masing-masing tingkatan nya. Jadi sudah seharusnya kinerja para aparat dievaluasi,” tegasnya.
Apalagi Badar mengungkapkan berkaca dari kasus kerumunan Petamburan, seharusnya aparat lebih waspada lagi dalam menggelar acara yang mengundang kerumunan massal. "Kerumunan Petamburan itu skalanya nasional, itu menjadi perhatian publik karena mengundang ribuan massa. Turnamen sepakbola pun meski ada izinnya sekalipun itu fatal lantaran digelar di masa Pandemi," ucapnya.
Sebelumnya beredar foto dan video penyelenggaraan Trofeo Persija Glory 2001 yang disaksikan oleh ratusan warga. Dalam foto dan video tersebut terlihat jelas bahwa warga menonton tidak menerapkan jaga jarak. Bahkan banyak dari mereka anak-anak yang tidak memakai masker.
"Panitia sangat tidak profesional karena dengan bukti-bukti itu malah membuat pembelaan di beberapa media nasional dengan mengatakan sudah menerapkan protokol kesehatan. Bukti berbicara Bung!," katanya dengan nada tinggi. (Zat)







