Jakarta, Harian Umum- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan persiapan program community action planning (CAP) yang diselenggarakan di 16 Kampung di Jakarta.
Program ini merupakan kolaborasi pemerintah daerah dengan warga Ibu Kota.
Anies mengatakan program baru Pemprov DKI Jakarta ini sudah siap untuk dilaksanakan. Program bertujuan untuk mengubah kualitas hidup masyarakat miskin atau masyakarat yang tidak sejahtera.
"Kita ingin Jakarta benar-benar terasa milik semuanya. Jakarta bukan sebagian milik orang, yang belum sejahtera pun harus merasa ikut memiliki Jakarta," kata Anies di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (14/1/2018).
Program CAP merupakan bagian dari kontrak politik Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat kampanye Pilgub DKI 2017. Salah satu bagian kontrak itu terdapat janji untuk mengakomodir becak agar beroperasi di rute tertentu di Jakarta.
"Bagian community action plan ini mengatur agar abang becak bisa beroperasi di rute yang ditentukan untuk angkutan lingkungan. Buat becak bisa ikutan sejahtera di kota ini," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Jaringan Rakyat Miskin Kota Eni Rochayati mengatakan, CAP merupakan usulan warga miskin. Dalam hal ini warga adalah kunci sebagai pihak yang aktif.
"Alhamdulillah program yang kami gulirkan diakomodir dalam APBD DKI 2018. Artinya tinggal selangkah lagi," tuturnya.
Ia juga berharap sejumlah usulan yang jadi bagian kontrak politiknya itu diakomodir dengan baik dalam program Pemprov DKI. Salah satunya pengadaan becak dan pedagang kaki lima.
"Kami berharap Pemda DKI membuat kerja sama tertulis dengan Taman Pembangunan Jaya Ancol agar pengelolaan PKL ada kepastian lebih dan ada kepastian hukum," kata dia. (sumber: Viva)







