Jakarta, Harian Umum - Kementerian Pertahanan Kuwait mengabarkan kalau beberapa pesawat tempur Amerika Serikat (AS) jatuh di negaranya, namun semua awaknya selamat.
"Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan, "beberapa" pesawat tempur AS telah jatuh di negaranya, semua awak selamat," kata Al Jazeera, Senin (2/3/2026).
Tidak dijelaskan mengapa pesawat-pesawat itu jatuh, berapa jumlah persisnya, dan di mana pesawat-pesawat itu jatuh di wilayah Kuwait.
Namun, The Telegraph melaporkan, setidaknya satu jet tempur AS jatuh di Kuwait ketika rudal yang diluncurkan Iran menyasar pangkalan udara Amerika di Kuwait.
"Rekaman video menunjukkan sebuah jet tempur F-15E Strike Eagle AS berputar-putar ke bawah dengan mesinnya terbakar, 6 mil dari pangkalan Ali Al Salem. Pilot jet tempur tersebut melontarkan diri, mendarat dengan selamat, dan dibantu oleh penduduk setempat," kata media itu.
Namun, Telegraph juga mengatakan bagaimana nasib operator sistem senjata dan anggota kru jet tempur itu tidak diketahui.
"Tidak diketahui apakah jet tersebut ditembak jatuh oleh rudal Iran, terkena roket pertahanan udara Amerika, atau mengalami kerusakan teknis," kata Telegraph lagi.
Sebelumnya, tiga tentara AS tewas akibat serangan balasan Iran, dan lima lainnya luka-luka, sehingga Presiden AS Donald Trump sangat marah dan mengingatkan Iran bahwa serangan udaranya negaranya dengan Israel terhadap negara itu, akan terus berlanjut.
Menurut Bulan Sabit Merah, hingga sejauh ini, sejak AS-Israel menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026), setidaknya 555 orang tewas di 131 wilayah di Iran. (rhm)







