Jakarta, Harian Umum- Puluhan perguruan silat di Jakarta Timur bersatu mendukung tokoh Betawi yang juga pimpinan Yayasan Perguruan Islam (YPI) As Sa'adah, Munir Arsyad, agar dapat menjadi anggota DPRD DKI Jakarta melalui Pemilu legislatif (Pileg) 2019.
Munir diusung Partai Gerindra dan maju ke Pileg melalui Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta V yang meliputi Kecamatan Duren Sawit, Jatinegara dan Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Sudah ada 27 perguruan silat di Jakarta Timur yang siap memenangkan Pak Munir di 2019. Jumlahnya akan bertambah karena jumlah perguruan silat di Jakarta Timur ada 50an," jelas Ahyat, pengurus Perguruan Silat Betawi Sukapura (Besuk), di sela-sela acara buka puasa bersama di Masjid As Sa'adah, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (20/5/2018).
Ia menyebut, selain perguruan silatnya, perguruan silat yang mendukung Munir di antaranya adalah Perguruan Silat As Salam, Akar Kelapa, Sim Lamba, Janur Kuning, Sibet Kombinasi, Kijitu dan Cingkrik.
"Pak Munir adalah putra Betawi tulen. Kami juga. Kami ingin orang Betawi harus ada (di DPRD), sehingga dengan begitu pelestarian dan pengembangan budaya Betawi dapat lebih meningkat," kata ketua korwil Brigade 411 itu.
Selain hal terebut, kata Ahyat, antara Munir dengan perguruan pencak silat di Jakarta Timur juga memiliki kesamaan sikap, program serta visi misi, yakni bela agama, bela ulama dan bela negara.
"Kita akan all out untuk menjadikan Pak Munir sebagai anggota DPRD 2019-2024," tegasnya.
Ketika ditanya kapan dukungan ini akan dideklarasikan, Ahyat tak dapat menjawab dengan pasti, namun ia mengatakan setelah Hari Raya Idul Fitri, seluruh perguruan pencak silat di Jakarta Timur akan melakukan latihan gabungan di BKT (Banjir Kana Timur).
Seperti diketahui, tokoh Betawi Munir Arsyad akan bertarung di Pileg 2019 untuk memperebutkan satu dari 10 kursi DPRD yang tersedia di Dapil DKI Jakarta V.
Ketua umum YPI As Sa'adah yang juga bendahara umum Bamus Betawi dan sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) itu mengatakan optimis dapat meraih sedikitnya 20.000 suara untuk mendapakan satu dari 10 kursi yang diperebutkan di Dapil DKI Jakarta V.
"Sebagai ketua umum YPI As Sa'adah, saya punya ribuan walimurid, ribuan alumni; sebagai pengurus majelis ta'lim As Sa'adah, saya punya ratusan jamaah. Belum lagi dukungan dari karang taruna, remaja masjid, komunitas Betawi, perguruan pencak silat dan dukungan dari FKDM beserta keluarga dan kerabatnya karena saya satu-satunya yang nyaleg dari organisasi ini, sehingga bisa dibilang saya perwakilan mereka," kata dia. (rhm)





