Jakarta, Harian Umum-Pengurus DPD partai Gerindra DKI Jakarta saat ini dipimpin Ahmad Riza Patria (Ariza) yang menggantikan Mohammad Taufik yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Dalam silaturahmi internal DPD partai Gerindra DKI Jakarta, Ariza mengaku lebih gampang menjadi wakil gubernur DKI Jakarta, yang saat ini juga dijabatnya.
"Jadi Ketua DPD partai ini susah. Saya sampaikan, tugas wagub dan ketua DPD ini ya lebih susah jadi ketua DPD. Kalau wagub kan masih ada gubernur, ada SKPD, ada anggaran, ada pasukan sampai ke kelurahan, RT/RW," ujar Ariza, di Ancol, Minggu (18/10).
Namun, ucapnya, untuk menjadi Ketua DPD partai yang diukur adalah perolehan kursi di DPRD DKI Jakarta. Menurutnya, kepemimpinan Mohammad Taufik telah membawa Gerindra selalu menjadi partai pemenang, bahkan dua kali menang dalam pemilihan kepala daerah di Jakarta.
"Bang Taufik ini memimpin Gerindra Jakarta selama lebih dari 12 tahun telah berhasil meningkatkan suara setiap periodenya. Bahkan, perolehan kursi di DPRD DKI Jakarta pun naik, dari 6 kursi jadi 15, lalu sekarang 19 kursi. Yang luar biasa, dua kali pilkada telah menang dua kali. Kebetulan dua pilkada itu melawan incumbent, menang dua-duanya," katanya.
Untuk itu, kata Ariza, memimpin partai Gerindra DKI Jakarta menjadi tantangan yang cukup berat. Dia menargetkan, partai Gerindra harus tetap menjadi pemenang dengan perolehan kursi DPRD lebih banyak. Dia juga membuka peluang koalisi dengan partai lain untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta mendatang.
"Kalau ditanya di DKI ketuanya siapa, ya bang Taufik. Saya cuma meneruskan program-programnya. Semua substansi, program, kebijakan, putusan selalu dikonsultasikan dengan bang Taufik. Apalagi situasi politik ke depan tidak mudah, butuh kerjasama, intuisi dan jam terbang," ungkapnya.
Saat ini, Mohammad Taufik dipercaya menjadi salah satu pimpinan di DPP partai Gerindra. Sedangkan di DPD partai Gerindra DKI Jakarta, Wakil Ketua diamanahkan ke Wahyu Dewanto, Sekretaris Jenderal Rani Mauliani dan Bendahara, Iman Satria.
"Saya akan mengkonsolidasikan internal dulu, merangkul semua DPC. Nanti kita akan road show ke DPC dan sayap-sayap partai. Dengan partai lain juga, kita akan berkoordinasi, berangkulan dan bergandengan agar jalannya politik di Jakarta ini terus sehat," kata Rani yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta.
Pihaknya menargetkan, dalam Pemilihan legislatif mendatang, Partai Gerindra tetap memasang target tinggi. Yakni, bisa meraih kursi hingga 32 kursi seperti yang pernah diraih partai Demokrat pada periode-periode sebelumnya.
"Target ke depan tidak muluk-muluk, ingin 28 kursi seperti PDIP atau 32 kursi seperti Demokrat. Itu challenge bagi kita. Memang di atas langit ada langit, kita selalu targetkan yang terbaik, tapi sekarang Allah meridhoi hanya 19 orang dari Gerindra," tegasnya. (hnk)







