Jakarta, Harian Umum- Situs jurdil2019.org, situs milik FORTUGA ITB yang menghitung hasil pemungutan suara Pilpres, dikabarkan diblokir PT Telkomsel, dan situs itu kemudian dikloning untuk kepentingan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.
Hal ini diketahui dari kucauan warganet di Twitter, Sabtu (20/4/2019) malam.
"HATI-HATI TEMAN-TEMAN, situs jurdil2019.org dimatikan dan dikloning dengan situs jurdil2019.net dan hasilnya diubah seolah-olah 02 kalah. Ngeri pernainan orang2 jahat ini. @Drs_Ndon @Mbah Uyok @anonLokal. #SaveDemocracy," kata @KasanBaret.
Akun ini memprosting capture dari www.jurdil2019.org dan https://jurdil2019.net.
Capture diagram dari www.jurdil2019.org memperlihatkan diagram dengan warna coklat untuk Jokowi-Ma'ruf memiliki angka 37,8%, warna merah untuk Prabowo-Sandi dengan angka 60,2%, dan warna biru untuk suara tidak sah dengan tanpa angka, namun dipastikan memiliki poin 2% (100%-60,2%+37,8%).
Capture diagram https://jurdil2019.net memperlihatkan diagram dengan warna coklat untuk Jokowi-Ma'ruf memiliki angka 60,3%, warna merah untuk Prabowo-Sandi dengan angka 37,8%, dan warna biru untuk suara tidak sah sama, tanpa angka.
Kedua diagram ini memiliki kalimat pengantar yang juga nyaris sama, karena hanya beda pada tanggal dan jumlah TPS-nya.
Kalimat pengantar pada diagram www.jurdil2019.org berbunyi: "DATA SUARA NASIONAL SEMENTARA PILPRES 2019 TANGGAL 19-04-2019 PUKUL 17:05:14 DARI 4007 TPS DARI 34 PROVINSI'.
Sedang kalimat pengantar pada diagram https://jurdil2019.net tertulis; "DATA SUARA NASIONAL SEMENTARA PILPRES 2019 TANGGAL 20-04-2019 PUKUL 17:05:14 DARI 4549 TPS DARI 34 PROVINSI'.
Hal yang sama dicuitkan akun @Silvy_Riau2.
"Dapat laporan dari Indonesia web jurdil2019.org diblokir Telkomsel. LUAR BIASA KEPANIKAN REZIM KOMU*** lalu mereka kloning jadi jurdil2019.net. LAWAN!!!" katanya.
Akun ini juga memposting capture diagram dari darijurdil2019.org dan jurdil2019.net yang sama dengan @KasanBaret, namun dengan kalimat pengantar yang berbeda pada jumlah TPS dan tanggal.
Kata pengantar pada diagram www.jurdil2019.org Silvy berbunyi: "DATA SUARA NASIONAL SEMENTARA PILPRES 2019 TANGGAL 20-04-2019 PUKUL 10:16:36 DARI 4777 TPS DARI 34 PROVINSI".
Sedang kalimat pengantar pada diagram https://jurdil2019.net Silvy tertulis; "DATA SUARA NASIONAL SEMENTARA PILPRES 2019 TANGGAL 20-04-2019 20:15:49 DARI 4764 TPS DARI 34 PROVINSI".
Selain itu, pada diagram pertama tertulis label ASLI, dan pada diagram kedua (https://jurdil2019.net) tertera label KLONING.
Untuk membuktikan bahwa cuitannya valid, Silvy juga menyertakam capture yang menunjukkan bahwa saat jurdil2019.org diakses, yang muncul URL internetbaik.telkomsel.com, dan terdapat tulisan " SITUS TIDAK DAPAT DIAKSES".
Situs jurdil2019.org merupakan situs independen yang melakukan real count Pilpres 2019. Sejak situs ini tayang, hasil oerhitungan yang muncul selalu menempatkan Prabowo-Sandi sebagai peraih suara terbanyak.
Situs independen yang lain, ayojagatps.com, sejauh ini masih aman. Namun pemiliknya. Mochamad James melalui akun Twitternya, @mjamesf, melaporkan kalau webnya kerap diganggu. Bahkan aplikasi @AyoJagaTPS-nya yang menjadi wadah bagi nasyarakat untuk mengirimkan formulir C1 dari TPS , kini ada versi palsunya.
"Aplikasi @AyoJagaTPS ada KW nya!!!! Berbagai cara dilakukan untuk mengganggu kami. Seperti ini contohnya. Pastikan download aplikasi @AyoJagaTPS by Glory of Code yang ASELI! #AyoJagaTPS," kata James. (rhm)






