Jakarta, Harian Umum-Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim, mengaku mendukung penuh langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengizinkan reklamasi perluasan lahan di Ancol dan Dufan seluas kurang lebih 155 hektar. Terlebih, salah satu fasilitas di lahan tersebut adalah membangun masjid apung dan Museum Internasional Sejarah Rasulullah SAW serta Peradaban Islam.
"Reklamasi di Ancol dan Dunia Fantasi nantinya kan untuk masyarakat, akan dikembangkan, dibangun masjid terapung bahkan museum sejarah Rasulullah Muhammad SAW yang merupakan panutan pribadi saya, bahkan semua umat muslim," ujar Hakim di Jakarta, kemarin.
Ia menuturkan, dengan adanya berbagai fasilitas di atas lahan reklamasi ini, selain untuk kepentingan publik juga bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata karena dapat mendatangkan wisatawan dari mancanegara.
"Justru wisata-wisatanya harus dikembangkan sejajar dengan negara lain, seperti Hongkong, Disneyland. Toh nanti bisa meningkatkan PAD, ini kan salah satu cara untuk menarik wisatawan muslim di dunia pada datang ke sini, ke museum itu," kata dia.
Pria yang akrab disapa Bung Hakim ini juga mengatakan, dirinya tidak ingin lahan reklamasi di Pantai Ancol sepenuhnya menjadi kawasan privat dan tertutup. Ia berharap, perluasan kawasan rekreasi itu nantinya juga bisa diakses untuk publik.
"Kalau memang untuk kepentingan warga DKI Jakarta dan masyarakat umum kenapa tidak," ujar dia.
Anggota Komisi A DPRD DKI ini meminta agar masyarakat tidak terus menerus mengkritik keputusan Anies ini.
"Kita lihat dulu lah rencana Pak Anies seperti apa, lihat dulu, jangan dulu rame, ribut dulu, kasih kesempatan kepada pak gubernur seperti apa dan bagaimana perluasan kawasan itu akan dibangun," tambahnya. (hnk)







