Jakarta, Harian Umum - Pasangan Capres-Cawapres nomor 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diprediksi unggul di lima provinsi di Pulau Jawa. Hal tersebut hasil pemaparan lembaga survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang dirilis di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).
"Prabowo-Sandi unggul di lima provinsi di Jawa. " kata Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yazid.
Lima provinsi yang dikuasai paslon nomor 02 yakni:
1. DKI Jakarta memperoleh elektabilitas 57,55 persen, sementara Jokowi-Ma'ruf 41,27 persen.
2. Jawa Barat, Prabowo-Sandi 56,58 persen dan Jokowi-Ma'ruf 38,33 persen.
3. Banten Prabowo-Sandi 56,43 persen dan Jokowi-Ma’ruf 38,12 persen
4. DIY Yogyakarta,Prabowo-Sandi meraih 53,55 persen dan Jokowi-Ma’ruf 43,84 persen.
5. Jawa Timur Prabowo-Sandi U 51,23 persen dan Jokowi-Ma'ruf 47,19 persen.
Kecuali Jawa Tengah masih dikuasai Jokowi-Ma'ruf.
Keunggulan Prabowo-Sandi di lima provinsi diantaranya karena;
1. Rakyat lebih menyukai sosok pemimpin baru
2. Rakyat ingin adanya perubahan,
3. Lebih mumpuni, pantas dan pro rakyat serta berkarakter tegas.
Yazid menambahkan, Pulau Jawa sangat strategis untuk mendulang suara. Mengingat Pulau Jawa memiliki jumlah pemilih terbesar sekitar 58,14 persen atau sekitar 107.982.593 pemilih.
Survei tersebut dilakukan pada 26 Maret-2 April 2019, secara proporsional di 34 provinsi yang mempunyai hak pilih dalam Pilpres 17 April 2019. Yakni mereka yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan terdaftar di KPU sebagai pemilih ketika survei dilakukan.
Selanjutnya random di tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa, kampung/RW/RT, penyebaran wilayah di 50 persen perkotaan dan 50 persen pedesaan.
Jumlah sampel responden yang diambil sebanyak 2.100 orang. Penentuan responden dilakukan secara random sistematis, dengan margin error + 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95. (tqn)






