London, Harian Umum- Brighton & Hove Albion mencatat kemenangan bersejarah kala menjamu Manchester United di Amex Stadium, Sabtu (5/5/2018) dini hari WIB dalam laga pekan ke-37 Liga Primer Inggris musim ini.
Secara mengejutkan, Brighton menang tipis 1-0 sehingga keluar dari zona degradasi musim 2017/2018.
Kemenangan ini sekaligus mengulang momen bersejarah Brighton dengan skor identik saat terakhir menjamu United di kasta tertinggi pada November 1982.
United memulai laga ini dengan sebuah gol yang dianulir saat laga baru berjalan tiga menit. Marouane Fellaini dianggap wasit berada pada posisi off-side saat menyambar bola hasil aksi Marcus Rashford.
Selepas momen itu, United seperti kurang bertenaga dan lebih banyak mendapat ancaman sporadis Brighton. Menit ke-27, David de Gea dipaksa melakukan penyelamatan kerusial saat menepis sepakan Jose Izquiredo dengan ujung jari tangan kananya.
Memasuki sepertiga akhir permainan, pasukan Jose Mourinho semakin kehilangan intesitas dan urgensi, mereka jarang membahakan gawang tuan rumah. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.
Lemahnya daya serang United membuat Brighton mampu untuk mengembangkan skema permainan mereka dan terus menghadirkan ancaman bagi pertahanan tim tamu di awal babak kedua.
Publik Amex Stadium pun akhirnya bersorak pada menit ke-57 saat Pascal Gross membobol gawang United. Sundulan gelandang asal Jerman itu sempat dihadang Marcos Rojo tepat di garis gawang, tapi disahkan wasit setelah berkonsultasi dengan asistennya.
Brighton tetap penuh semangat kala laga memasuki 15 menit akhir, sementara di sisi lain United menambah opsi penyerang dengan mengganti Fellaini dengan Jesse Lingard yang lebih berkarakter menyerang.
Perubahan taktik yang diterapkan Mourinho ini cukup membawa angin segar, hanya saja tak diimbangi dengan efektivitas serangan. Kombinasi antara Lingard dan Rashford pada menit ke-87 tampak menjanjikan, tapi eksekusi akhirnya mengecewakan.
Empat menit tambahan waktu yang diberikan wasit membuat tuan rumah dalam situasi tegang. Hanya saja, periode tersebut tetap gagal dimaksimalkan United dan harus pulang dengan kepala tertunduk. (sumber: goal)





