Jakarta, Harian Umum - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jakarta turun dari 5,79% pada Mei 2026, menjadi 3,5%.
"Saya sungguh berharap, Pak Kepala Dinas (Ketenagakerjaan) bisa segera menurunkan (pengangguran) ke angka 3,5% karena bagaimanapun Jakarta bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lain," kata Pramono saat membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026.
Ia menyebut,, Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menurunkan angka pengangguran. Selain menyelenggarakan Bursa Kerja, Pemprov juga menyediakan pusat pelatihan kerja, perluasan kesempatan kerja ke luar negeri, dan akan melanjutkan pelatihan bahasa bagi pencari kerja yang berminat bekerja di luar negeri, karena menurut Pramono, kemampuan bahasa masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi calon pekerja.
Untuk mempermudah mobilitas para pencari kerja, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan kebijakan transportasi umum (Transum) gratis bagi pencari kerja. Melalui program ini, pencari kerja yang memenuhi kriteria akan mendapatkan kartu khusus untuk menikmati fasilitas tersebut.
Pramono mengatakan kebijakan itu akan mulai berlaku pada 1 Januari 2027. Pencari kerja akan menjadi salah satu kelompok penerima manfaat dari perluasan golongan masyarakat yang bisa menggunakan transportasi umum milik Pemprov DKI secara gratis.
"Mulai 1 Januari ada dari 15 menjadi 21 golongan yang dibebaskan naik transportasi publik di Jakarta, termasuk di dalamnya adalah pencari kerja di Jakarta," kata Pramono.
Pramono mengatakan kebijakan itu dibuat untuk membantu masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Menurutnya, biaya transportasi menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan ketika seseorang berusaha mendapatkan pekerjaan.
"Saya membayangkan siapa pun di ruangan ini, di tempat ini, pasti pernah mencari kerja. Naik turun transportasi publik yang ada di Jakarta, dan untuk itu secara khusus kami akan menggratiskan siapa pun yang mencari kerja di Jakarta," ujarnya. (man)


