Jakarta, Harian Umum - Penyanyi dan musisi Eminem menggugat Meta Platforms Inc atas dugaan pendistribusian musiknya secara ilegal di seluruh platform perusahaan milik Mark Zuckerberg itu.
Seperti dikutip dari The People, Rabu (4/6/2025), Eight Mile Style, perusahaan penerbitan musik yang mewakili Eminem, menuntut rugi lebih dari US$109 juta atau setara Rp1,77 triliun.
Kerugian tersebut dihitung berdasarkan tuntutan bahwa setiap lagu Eminem yang digunakan di platform media sosial milik Meta, yakni Facebook, Instagram, Threads dan WhatsApp, dikenakan ganti rugi sebesar US$150 ribu atau setara dengan Rp2,4 miliar (dengan kurs Rp16.300/dolar AS).
Sementara The Wrap mengatakan, Meta dituduh menggunakan 243 lagu Eminem tanpa lisensi yang sah.
"Eminem dalam gugatan mengatakan lagu-lagunya tersedia dalam Music Libraries Meta tanpa izin, sehingga pengguna bisa menggunakan lagunya melalui Reels Remix dan Original Audio," kata The Wrap.
Hal tersebut, lanjut media tersebut, membuat lagu-lagu karya rapper bernama asli Marshall Bruce Mathers III itu menjadi soundtrack jutaan video daring dan diputar miliaran kali, karena diambil dari katalog musik Meta.
Akibatnya, potensi ganti rugi dapat mencapai lebih dari US$1 juta atau Rp16,3 miliar.
Meta sendiri dikabarkan tengah berusaha mendapatkan lisensi dengan mesin pembayaran dan pengumpulan royalti digital Audiam. Namun, Eight Mile Style mengklaim bahwa mereka tidak memberikan lisensi tersebut.
Akibat perbuatannya, Meta dituduh melakukan "pelanggaran yang merajalela" terhadap Eight Mile Compositions, serta "pelanggaran yang disengaja".
Dalam dokumen gugatannya, Eight Mile Style juga mengklaim bahwa Meta "mendorong miliaran pengguna layanan daringnya untuk melakukannya, semua dengan sengaja, dan tanpa lisensi".
"Jadi, seperti yang diketahui Meta, mereka tidak menikmati dan tidak memenuhi syarat untuk ketentuan perlindungan Digital Millennium Copyright Act ('DMCA'),' katanya.
Meta dikabarkan telah menghapus beberapa lagu Eminem setelah gugatan muncul, termasuk lagu hit yang dirilis tahun 2002, Lose Yourself.
Sejauh ini Meta belum merespon gugatan tersebut.
Di sisi lain, Eminem sendiri dikabarkan tidak terlibat dalam gugatan ini. Humasnya bahkan mengatakan kalau Eminem dan timnya "sama terkejutnya seperti orang lain atas adanya gugatan itu". (man)


