Jakarta, Harian Umum - Kejutan terjadi di ajang Piala Liga Prancis. Salah satu klub unggulan Paris Saint-Germain (PSG) disingkirkan Guingamp dengan skor akhir 1-2. Rabu (9/1/2019) atau Kamis dini hari WIB.
PSG yang bermain di markas sendiri di Stadion Parc des Princes, sebetulnya berhasil unggul 1-0 lewat gol yang dikeluarkan Neymar pada menit ke-63. Namun keunggulan PSG tidak dapat disetujui. Guingamp nyata mampu membalikkan dengan koleksi dua gol balasan. Gol Guingamp lahir pada menit ke-81 melalui eksekusi penalti Yeni N'Gbakoto dan Marcus Thuram (90'-pen).
Uniknya gol terakhir Guingamp yang memupus harapan PSG ditambah Marcus Thuram yang merupakan putra legenda sepakbola Prancis Lilian Thuram.
Hasil ini membuat PSG harus tersingkir dari kompetisi Piala Liga Perancis. Hasil ini menjadi kekalahan Pertama untuk PSG di semua ajang kompetisi domestik Musim ini setelah bertemu 20 pertandingan tanpa kalah.
Pada pertandingan tersebut pelatih PSG Thomas Tucel kehilangan pemainnya. Striker tiga andalan Neymar da Silva Jr dan Kylian Mbappe serta memasukkan Edinson Cavani sejak awal babak kedua.
Babak pertama pertandingan dua klub berbeda berakhir dengan skor kacamata alias 0-0. Seluruh gol pada pertandingan tersebut tercipta pada babak kedua. Sebelum Neymar mencetak gol pada menit ke-62, 2 menit sebelumnya Guingamp mendapat hadiah penalti. Eksekusi penalti yang diambil Marcus Thuram gagal menyamai skor.
Gol penyeimbang Guingamp tercipta setelah wasit kembali memberikan hadiah balasan. Pemain yang baru dimainkan 8 menit, Yeni Atito N'Gbakoto berhasil mencetak gol dari titik penalti pada menit 81.
Penalti diambil kembali Guingamp saat pertandingan dirilis ekstra waktu. Marcus Thuram yang sebelumnya gagal mencetak gol, tak menyia-nyiakan peluang kedua. Eksekusi penalti Marcus Thuram pada menit ke 90 + 3 tak mampu dibendung kiper PSG.
Dengan kemenangan tersebut, Guingamp lolos ke babak empat besar bersama Girondins de Bordeaux, yang mengkandaskan Havre 1-0, dan AS Monaco, yang berhasil mengumpulkan Rennes 8-7 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
Tim lain yang mencapai semifinal, Strasbourg, sehari sebelumnya 2-1 berhasil meredam Olympique Lyonnais.







