Jakarta, Harian Umum - Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Panjaitan mengatakan ada pembahasan khusus mengenai proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Dalam rapat terbatas di Kantor Presiden. Kementerian PUPR memperingatkan adanya pergeseran tanah setelah melihat di salah satu jembatan di ruas tol Cipularang.
"Kontraktor China tidak mempunyai pengalaman atau teknologi mumpuni dalam hal menghadapi gempa atau pergeseran tanah. ," kata Luhut di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 11 April 2017. Menurut Luhut, Itulah kelemahannya.
Oleh sebab itu, Luhut melanjutkan, kontraktor Cina mesti mendapatkan sertifikasi dari lembaga gempa di Indonesia yang berada di bawah naungan Kementerian PUPR.
Meski demikian, Luhut menyatakan masalah teknis itu tidak akan mengubah rencana tata ruang wilayah (RTRW). Ia memperkirakan tidak akan ada pergeseran lokasi pembangunan.
"Nanti paling rekayasa struktur saja yang akan dilakukan Menteri PUPR," ucapnya.







