Jakarta, Harian Umum - Presiden Joko Widodo pada Senin (16/10/2023) pagi terbang ke China untuk menghadiri forum Belt and Road Initiative (BRI) di Beijing, China yang digelar pada 17-18 Oktober 2023.
Keberangkatan Jokowi itu hanya beberapa jam sebelum Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan atas gugatan batas usia Capres-Cawapres yang diajukan para pendukungnya, antara lain Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Garuda, dan diduga untuk memuluskan jalan anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, menjadi Cawapres pada gelaran Pilpres 2024.
MK dijadwalkan membacakan putusan itu pada pukul 10:00 WIB dan pembacaan putusan dipimpin langsung oleh ketuanya, Anwar Usman yang juga merupakan adik ipar Jokowi yang juga berarti pakde atau om-nya Gibran.
Menurut informasi, setelah dari China, Jokowi tidak langsung ke Tanah Air, melainkan terbang lagi ke Arab Saudi untuk menghadiri sejumlah agenda yang dijadwalkan berlangsumg pada 19-20 Oktober 2023.
Di negara kaya minyak itu, Jokowi akan menandatangani sejumlah MoU dengan Majelis Tinggi Saudi Arabia sebagai bentuk kerja sama antara dua negara.
Selain itu, Jokowi juga akan menghadiri Gulf Cooperation Council (GCC) yang merupakan organisasi kawasan yang beranggotakan 6 negara di kawasan Teluk, yaitu Saudi Arabia, Bahrain, Kuwait, Qatar, Oman dan UAE dengan ASEAN.
Menjelang putusan MK, polisi telah memblokade Jalan Medan Merdeka Barat di mana lembaga itu berada dengan menggunakan beton barrier dan kawat berduri.
Di depan Gedung MK, tampak polisi berjaga-jaga, sementara mobil korps Brimob pun disiagakan di sekitar gedung itu.
Penutupan jalan itu diinformasikan akun X @TMCPoldaMetro. Dalam akun tersebut, Polda Metro Jaya menyatakan akan melakukan alih arus pada beberapa ruas jalan pada tanggal 15 oktober 2023 pukul 22.00 WIB. Jalan tersebut, yaitu Jalan Merdeka Barat Patung Kuda arah Harmoni dan Harmoni arah Patung Kuda, Jalan Merdeka Utara, dan Jalan Veteran 1 ,2 dan 3.
."Agar masyarakat menggunakan jalur alternatif," imbaunya. (rhm)





