Jakarta, Harian Umum - Bank DKI geber rangkaian kerjasama secara beragam substansi dalam mata rantai pelaku ekonomi. Ini dilaksanakan sebagai usaha merealisasikan penyetaraan ekonomi warga terutama di Jakarta.
Menurut Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, rangkaian kerjasama itu dilaksanakan untuk menggerakkan supaya sebagai BPD Milik Pemerintah provinsi DKI pihaknya bisa terus berperanan menggerakkan pembangunan dan agen penyamaan ekonomi warga terutama di DKI Jakarta.
“Serangkaian kolaborasi dengan berbagai entitas dalam mata rantai pelaku ekonomi di DKI Jakarta kami lakukan. Diantaranya dalam berbagai penyaluran kredit sindikasi melalui kolaborasi antara Bank DKI dan Bank Pembangunan Daerah dari seluruh Indonesia (BPD-SI),” ujar Fidri Arnaldy dalam keterangan tertulisnya.
Dipertambah Fidri Arnaldy, cara strategis ini selalu dilaksanakan oleh Bank DKI dalam usaha merealisasikan Misi Indonesia Emas 2045 dengan memberikan dukungan kesuksesan pembangunan infrastruktur, bidang industri, dan bidang yang lain yang berpotensi pertumbuhan tinggi.
Bank DKI berperanan sebagai mandated lead arranger yang pastikan kelancaran dan kesuksesan pendistribusian beberapa credit sindikasi itu.
Dia juga mengucapkan syukur usaha itu sudah berbuah hasil dengan dicapainya beragam animo dengan penghargaan yang dicapai Bank DKI saat di bawah kepimpinannya.
Seperti penganugerahan 2 (dua) kelompok penghargaan, yaitu sebagai Top Bank 2023 in Capital > 4 Trillion Category dan kategori penghargaan pribadi yang diperuntukkan ke Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy sebagai Top Banking CEO 2023 pada gelaran 4th Indonesia Top Bank Awards 2023 dan Indonesia Top Banking CEO 2023 yang diadakan oleh The Iconomics pada Selasa (27/06) kemarin.
Dalam penetapan perusahaan dan CEO dari industri perbankan yang masuk ke Indonesia Top Bank 2023 dan Top Banking CEO 2023, The Iconomics bersama Axia Research lakukan penilaian performa keuangan tahun 2021 sampai 2022 diantaranya dengan Profitabilitas dan Rentabilitas dengan penilaian Rank (bobot 40%) dan Growth (bobot 60%).
Saat sebelum menjabat Direktur Utama Bank DKI, figur Fidri Arnaldy sebelumnya pernah diberikan tugas pada beragam sektor, dimulai dari marketing baik credit dan dana, audit intern, operasional, sampai jalinan kelembagaan konservatif atau syariah, menjabat sebagai Pimpinan Wilayah Bank BRI sampai Direktur Bisnis Retail Bank BRI Syariah. Diperjalanan kariernya sepanjang lebih dari 32 tahun, dia sebagai figur dibalik kesuksesannya Bank BRI Syariah dalam implikasi digital loan (I Kurma) yang disebut program digital untuk mengolah pendanaan micro dan harga saham sentuh angka paling tinggi pada tingkat Rp3.350 dan masuk ke barisan perbankan BUKU 3 dari awal sebelumnya yang ada pada barisan perbankan BUKU 2.
Di bawah kepimpinannya, kenaikan performa Bank DKI makin tumbuh cepat dan sehat, tercermin dari Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Bank DKI kelompok 2 (Baik) sepanjang dua tahun. Bank DKI menutup tahun 2022 dengan menulis keuntungan bersih masa sejumlah Rp939,11 miliar, yang disebut perolehan keuntungan paling tinggi Perseroan semenjak berdiri.
Keuntungan tumbuh 29,11% dibanding masa Desember 2021 sejumlah Rp727,36 miliar. Belum lagi perolehan kenaikan rangking investasi Bank DKI oleh PEFINDO dari awal sebelumnya "idAA- (Double A Minus)" semenjak tahun 2018 jadi "idAA (Double A)" dengan outlook stabil.
Bank DKI makin adaptive dalam peningkatan service perbankan digital untuk meluaskan akses keuangan warga seperti super apps JakOne Mobile, sederhana apps JakOne Pay, JakOne Abank dan service perbankan digital yang lain seperti Kontan Manajemen Sistem, dan peningkatan program digital lending untuk sarana credit dan pendanaan.
Dalam soal servis transaksi bisnis non-tunai berbasiskan kartu, Bank DKI terus meluaskan penerimaan JakCard sebagai kartu uang electronic pada beragam model transportasi DKI Jakarta, ticket masuk museum dan tempat rekreasi urusan Pemerintah provinsi dan BUMD DKI Jakarta, sampai transaksi bisnis di beberapa merchant yang bekerja bersama dengan Bank DKI.
Menteri Koordinator Sektor Ekonomi Airlangga Hartarto yang ikut datang lewat virtual pada acara itu menjelaskan Pengembangan bisa menjadi driver kemajuan ekonomi, katalis untuk perolehan kesejahteraan dan kunci untuk bawa ekonomi masih tetap berkompetisi di tengah-tengah lingkungan yang aktif.
Seterusnya Menko Airlangga menjelaskan jika beberapa lalu Presiden Joko Widodo sudah mengeluarkan misi ke arah Indonesia Emas 2045.
“Dalam menyongsong visi Indonesia Emas dan perubahan ke depan, kita perlu bekerjasama untuk mendorong ekonomi melalui inovasi dan terobosan terbaik. Inovasi bisa dilakukan mulai dari Pemerintah, individu, UMKM, serta korporasi besar,” pungkas Menko Airlangga.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambah jika dua kategori penghargaan yang dibawa Bank DKI ini ikut jadi motivasi untuk semua pegawai Bank DKI dalam berperan dan tingkatkan performa dengan berkesinambungan.
“Diraihnya dua kategori penghargaan ini semakin meneguhkan komitmen Bank DKI untuk hadir sebagai bank pilihan bagi masyarakat, dengan terus memberikan layanan terbaik kepada customer, maupun pemangku kepentingan serta berupaya mencapai kinerja yang berkelanjutan" tutup Arie.(*)







