Jakarta, Harian Umum- Koalisi Gerindra, PKS dan PAN untuk mengusung Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar 2018 ternyata belum solid.
Ini terungkap dari hasil pertemuan Wagub Jabar Deddy Mizwar (Demiz) yang juga calon incumbent di Pilkada Jabar 2018, dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Trans Hotel Bandung, Kamis (4/1/2017) pagi yang hanya berlangsung sekitar 30 menit.
Menurut Demiz, kepastian konkret dari pertemuan tersebut mengerucut pada tiga hasil, namun yang paling penting adalah kepastian bahwa PAN belum sepakat dengan PKS dan Gerindra di Pilgub Jabar.
"Sudah dapat ketetapan hari ini PAN belum sepakat dengan PKS dan Gerindra untuk di Jabar, " ujar Demiz kepada pers.
Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, poin selanjutnya dari hasil pertemuan itu adalah membahas kemungkinan koalisi yang masih bisa dibentuk mengingat situasi politik yang masih terus dinamis di pekan terakhir sebelum masa pendaftaran calon oleh KPU dimulai.
Dalam pertemuan itu, lanjut tokoh yang terkenal karena film Naga Bonar ini, ia menyampaikan posisinya sebagai kader Demokrat dan partai-partai yang sudah berkomunikasi dengannya, termasuk Golkar yang akan memasangkannya dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sebagai cawagub, sehingga katanya, kemungkinan akan muncul formasi koalisi yang baru.
"PAN meminta waktu satu dua hari untuk memutuskan. Ini hasil pertemuan, ini yang konkretnya," tegas Demiz.
Seperti diketahui, semula PAN bersama PKS dan Demokrat telah sepakat mengusung Demiz-Ahmad Syaikhu, namun PAN dan PKS kemudian menyeberang ke Gerindra untuk menyepakati koalisi di 5 Pilkada, yakni Pilkada Jatim, Jateng, Sumut, Kaltim dan Malut. PKS bahkan menarik Syaikhu untuk dijadikan cawagub untuk Sudrajat yang diusung Gerindra sebagai cagub di Pilgub Jabar 2018.
Sempat tersiar kabar kalau PAN mendukung Sudrajat-Syaikhu, namun saat pasangan itu dideklarasikan, Zulkifli tidak hadir dengan alasan sedang di luar kota.
Saat akan meninggalkan Demiz, seusai pertemuan, Zulkifli mengaku kalau dirinya sudah telanjur ‘jatuh cinta’ pada sosok Deddy Mizwar.
"Saya sudah kadung jatuh cinta sama Kang Demiz. Beliau ini ikhlas, tulus karena syarat untuk memimpin itu ada ketulusan keikhlasan. Kedua, beliau siap berkorban mencurahkan waktunya untuk Jabar," kata Zulkifli. (rhm)






