Bandung, Harian Umum- Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz), menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Hotel Trans, Kota Bandung, Kamis (4/1/2018).
Pertemuan ini terkait masalah usung mengusung calon di Pilgub Jabar 2018, dimana PAN dan PKS telah menarik dukungan dari Demiz setelah tokoh yang melejit berkat film Naga Bonar itu ketahuan telah meneken kontrak politik untuk kepentingan Partai Demokrat di Pilpres 2019.
Menurut Zulkifli, seharusnya pertemuan dengan Demiz digelar Rabu (3/1/2018), namun malamnya ia harus ke Jakarta untuk bertemu dengan Prabowo, Sohibul Iman, dan Salim Segaf di tempat kediaman Prabowo.
"Kemarin, saya sudah SMS-an sama gubernur kita Demiz. Harusnya kemarin berangkat siang dari Jakarta dan bertemu sore tapi harus ke Jakarta," katanya.
Ketua MPR ini menegaskan, semuanya sudah mengetahui kalau PAN dan PKS tak lagi berkoalisi dengan Demokrat untuk mengusung Demiz sebagai cagub di Pilgub Jabar 2018, karena kini PAN dan PKS berkoalisi dengan Gerindra untuk mengusung Sudrajat-Ahmad Syaikhu.
Namun, katanya, meski PAN, PKS dan Gerindra sepakat untuk berkoalisi di Pilkada yang diselenggarakan di 5 provinsi, namun pada 2018 ini ada 17 Pilgub yang diselenggarakan di 17 privinsi.
Kelima Pilkada tersebut di antaranya Pilkada Jatim, Jateng, Sumut dan Maluku Utara (Malut).
"Sementara, (Pilwalkot) Surabaya belum dan Pilgub Jabar juga kami belum memutuskan," katanya.
Pertemuan antara Demiz dan Zulkifli hanya berlangsung sekitar setengah jam. Setelah beres berbincang-bincang, Demiz mengantarkan Zulkifli hingga Lobbi Hotel Trans, dan keduanya berpisah. (man)







