TANGSEL, HARIAN UMUM - Warga Villa Mutiara, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara yang terdampak banjir dari luapan Kali Angke, saat ini membutuhkan obat-obatan dan makanan.
Dikatakan Ketua RW 11, Villa Mutiara Abdilah bahwa saat ini warga membutuhkan obat-obatan dan makanan. Pasalnya, kata Abdilah, sejak pemadaman listrik sejak pagi tadi, beberapa warga sudah mengungsi dan sulit mendapatkan makanan.
"Saat ini yang paling penting adalah obat-obatan dan makanan. Selain itu juga, air minum. Karena sejak pagi dipadamkan, kami mengandalkan swadaya warga saja," kata Abdilah di lokasi, Rabu (1/1/2020).
Abdilah pun menyatakan, banjir kali ini merupakan banjir terparah sejak 2007 lalu. Banjir sebelumnya, hanya sebatas mata kaki orang dewasa.
"Ini banjir paling parah. Dulu, tahun 2007 pernah banjir juga, tapi hanya di jalan, paling tingginya semata kaki orang dewasa. Kalau kali ini, tingginya mencapai dada orang dewasa, ya kurang lebih 1,2 meteran," tambahnya.
"Untuk rumah warga yang terdampak ada sekitar 1000 sampai 1200 rumah. Jadi ini yang paling parah, sejak 12 tahun terakhir," pungkasnya.
Diketahui, bantuan makanan sudah disediakan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan membuka dapur umum di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dikatakan salah seorang anggota PSI, Aji Bromokusumo bahwa makanan sudah sempat dibagikan langsung ke warga Villa Mutiara yang terdampak banjir.
"Tadi saya dan tim sudah ke lokasi. Kita juga sudah bagikan ke warga yang terdampak banjir. Nanti kita pos kan di Posko PMI," katanya.







