Jakarta, Harian Umum- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku tak habis pikir dengan rencana Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi untuk cuti, dan fokus pada keikutsertaannya di Pilkada Sumatera Utara (Sumut) 2018.
Edy mengaku memutuskan untuk melakukan itu karena tak mau dicap menyalahgunakan jabatan selama menjalani kampanye sebagai calon gubernur (Cagub).
"Saya kaget saja. Situasi perang begini kok cuti. Ini perang ini," kata Imam seperti dikutip dari Goal, Selasa (13/2/2018).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai, keputusan Edy itu tidak tepat karena gelaran Asian Games 2018 yang diikuti Timnas Indonesia U-23, makin dekat, dan skuat Luis Milla itu dipatok masuk empat besar.
Meski demikian Imam mengaku belum tahu alasan Edy cuti, karena baru membacanya dari media.
"Saya belum tahu alasannya. Saya hanya baca berita. Nanti kalau saya tahu alasannya apa, saya baru bicara lebih jauh," imbuh pria asal Bangkalan itu.
Seperti diketahui, di Pilgub Sumut, Edy yang diusung Partai Gerindra, PAN, PKS, Hanura, Golkar dan NasDem, berpasangan dengan Musa Rajeksahah. Mereka akan menghadapi pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar PH Sitorus yang diusung PPP dan PDIP Perjuangan.
Saat Edy cuti, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono akan menggantikan tugas dan fungsinya untuk sementara waltu.
Rencananya, Edy cuti mulai 12 Februari sampai dengan 31 Juni 2018. (man)







