Jakarta, Harian Umum - Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menanggapi dengan heran isu yang viral di media sosial bahwa IPK (indeks prestasi kumulatif) ijazah S1-nya yang dikeluarkan Universitas Bradford, setara dengan 2,3.
Adalah Budi Kurniawan, seorang dosen ilmu politik asal Indonesia yang saat ini bermukim di Amerika Serikat yang menghembuskan isu itu.
"Gibran itu lulus S1 dapat nilai lower second class honours (setara 48). Untuk nilai segitu, daftar kuliah master aja susah diterima. Itu setara IPK 2.3 kalau sistem Indonesia," katanya melalui akun X pribadinya, @BangBudiKur, Senin (22/1/2024).
Bersama cuitan itu ia memposting dokumen yang bersumber dari Bradford University tempat di mana Gibran mendapatkan ijazah S1, yang menguatkan kalau nilai lower second class honours second devision memang setara dengan nilai 48.
Selengkapnya sebagai berikut:
- First Class Honours 68,0%,
- Lower Second Class Honours - First Division 58,0%
- Lower Second Class Honours - Second Division 48,0%
- Third Class below 48,0%.
Ia juga memposting ijazah yang dipamerka Gibran kepada media pada tanggal 20 November 2023 yang di situ memang tertera tulisan Bachelor of Science with Lower Second Class Honours Second Division.
Gibran mengatakan, ia belum mengetahui cuitan tersebut, tetapi mempertanyakan narasi IPK 2,3 tersebut.
"2,3 itu menurut siapa? Enggak tahu saya (soal viral ijazah di media sosial). Apa dia tahu nilai-nilainya?" ujar Gibran seperti dilansir detikcom, Kamis (25/1/2024).
"Dia punya ijazah saya? 2,3?" imbuhnya.
Meski merasa heran, Gibran tak melanjutkan komentarnya lagi. Dia menerima segala masukan.
"Masa sih? Ya, ndak apa-apa lah. Terima kasih masukan-masukannya," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengonfirmasi bahwa Gibran mengantongi gelar Bachelor of Science dari University of Bradford, Singapura.
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Ristek Nizam menyebut ijazah Gibran itu juga sudah disetarakan dengan sarjana.
"Ijazah LN (Luar Negeri) Mas Gibran setahu saya sudah diterbitkan oleh Kemenristekdikti," kata Nizam kepada CNN Indonesia, Selasa (23/1/2024).
Nizam juga mengonfirmasi ijazah dari University of Bradford dan Kemendikbudristek yang ditunjukkan Gibran di Balai Kota Solo adalah benar.
"InsyaAllah betul," ujarnya.
Penjelasan pakar pendidikan
Pakar Pendidikan dari Universitas Negeri Semarang (Unes) Edi Subkhan menjelaskan second class honours second division merupakan tingkatan nilai.
Dia pun membagikan referensi terkait detail klasifikasi penilaian tersebut. Menurutnya, gelar 'honours' menunjukkan seseorang telah menyelesaikan program studi dengan baik dan dianggap lebih menguasai bidang studi dengan lebih spesifik.
Sementara 'lower second class' bisanya dikenal dengan istilah 2:2 atau "Desmond". Di Inggris, biasanya gelar ini merupakan persyaratan minimal untuk melamar kerja di Inggris. Predikat ini setara dengan nilai C atau 50-59.
"Itu sepertinya grading scale. Klasifikasi nilai-nilai mahasiswa tersebut," kata Edi kepada CNN Indonesia. (rhm)







