Jakarta, Harian Umum-Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta melakukan swab test massal di klinik Balai Kota Jakarta. Sedikitnya, ada 32 orang yang melakukan swab test itu, baik anggota DPRD Fraksi PKS, Staff maupun PJLP yang bertugas di ruangan fraksi PKS.
"Ini inisiatif fraksi PKS untuk melakukan swab test kepada seluruh orang yang ada di lingkungan ruang fraksi. Ada 32 orang, baik anggota DPRD, Staff maupun PJLP. Hari ini serentak melakukan swab test. Tadi saja, anggota yang swab test ada 4 orang, lainnya menyusul dan ada juga yang melakukan swab test mandiri," ujar penasihat Fraksi PKS, Nasrullah, di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/8).
Menurutnya, pemeriksaan Covid-19 dengan Swab Test ini diberikan secara cuma-cuma oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini dilakukan menyusul meninggalnya sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Dani Anwar yang diduga terkena Covid-19.
"Ini permintaan dari PKS, karena klinik Balai Kota kan sudah memprogramkan swab test. Ini untuk jaga-jaga saja, untuk mengantisipasi saja, kebetulan ada anggota kami yang meninggal kemarin. Meski belum terkonfirmasi positif Covid-19," tegasnya.
Diakuinya, pemakaman mendiang Dani Anwar dilakukan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Meski belum terkonfirmasi positif Covid-19, akunya, pemakaman Dani Anwar dilakukan dengan protokol Covid-19. Bahkan, sejumlah kolega dan keluarga tidak diperkenankan bertakziah saat kepergian Dani Anwar.
"Yang lainnya ada juga yang melakukan swab test mandiri. Karena mungkin dia takut, di klinik ini kan zona merah. Jadi dia lakukan swab test di tempat lain. Tentu dengan biaya sendiri anggota yang bersangkutan," ucapnya. (hnk)







