Jakarta, Harian Umum - Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi, Semarang, Jawa Tengah, karena 707 siswa dan guru di SMKN 6 Semarang keracunan setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuguhkannya.
"Dapurnya (SPPG, red) di-suspend (sambil) menunggu (hasil) investigasi, juga kita beri surat peringatan. Ini kan ada mitra, ada yayasan, ada SPPG, ada yang di situ kita beri sanksi, termasuk Korcam dan ke atas ini kami beri peringatan," kata Sudaryono, dikutip dari kompas.com, Minggu (2/7/2026).
Ia menjelaskan, hasil investigasi kasus dugaan keracunan tersebut kemungkinan baru keluar sekitar 5-7 hari ke depan. .
"Sejauh ini investigasi yang kami terima adalah ada beberapa bahan, ya ada daun singkong, ada bumbu rendang dan lain-lain, kita lagi cek minta dari Dinas Kesehatan untuk dicek lab-nya. Kita butuh waktu paling tidak ya 7 hari, 5 hari kerja," ucap dia.
Kesimpulan itu didapat ketika sejumlah sekolah lain yang mendapat menu dari SPPG yang sama, tidak mengalami dugaan keracunan.
Bedanya, menu untuk sekolah lain didistribusikan lebih pagi.
"Jadi, dari mulai jam 9 (malam) sudah mulai masak. Itu kemudian diberikan sekitar jam 9 atau jam 10 (pagi). Jadi ini cukup lama, karena yang dikasih makan bukan hanya SMK Negeri 6 tapi juga beberapa sekolah yang lain. Nah, sekolah yang lain itu dikasikannya lebih pagi. Jadi, kondisi makanannya masih fresh, masih baik," beber dia.
Dari akun Tiktok-nya, diketahui kalau Sudaryono telah menyambangi para korban yang masih dirawat di rumah sakit. Dari 707 korban, yang masih dirawat sebanyak 13 orang.
Menurut data, rumah sakit tempat para korban dirawat adalah RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum.
"Ada sekitar 700-an sekian, sebagian itu kemudian ada yang mual, ada yang buang air dan seterusnya. Dari sekitar 700-an itu yang dirawat, 13. Ada yang di rumah sakit, ada yang di Puskesmas. Alhamdulillah, tadi sudah kita tengok kondisinya sudah baik," ujar Sudaryono.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 707 orang di SMKN 6 Semarang mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG pada Jumat (31/7/2026).
Dari jumlah itu, 693 orang di antaranya adalah siswa dan 14 guru. (man)







