Jakarta, Harian Umum - Sedikitnya 7 desa di Sumatera dan Aceh hilang akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 22-26 November 2025 lalu. Di antara desa yang hilang tersebut, salah satunya dikenal sebagai lumbung padi.
Dari akun TikTok Pikiran Rakyat Media Network diketahui, desa yang hilang dan merupakan lumbung padi tersebut adalah Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Utara.
"Kepala Desa Garoga, Risman Rambe, mengatakan, desa yang dikenal sebagai lumbung padi itu ...," kata akun TikTok tersebut dikutip Kamis (4/12/2025).
Sementara enam desa lain yang dikabarkan hilang berada di Aceh.
Dalam pidatonya yang viral di media sosial, Gubernur Aceh Muzakir Manaf sambil menangis mengatakan, empat kampung di Kabupaten Aceh Utara hilang entah kemana, yaitu Sawang, Jambu Aye, Bireuen, dan Peusangan.
"Ada beberapa kampung hilang entah kemana, Pak, yaitu Sawang dan Jambu Aye, Pak, juga Bireun dan Peusangan," katanya.
Sementara dua desa lagi yang hilang di Aceh adalah Desa Agusen dan Tetumpun di Kabupaten Gayo Luwes. Hilangnya kedua desa ini diungkap akun TikTok @KinjengKolenka
"Dua desa hilang di Kabupaten Gayo Luwes, Desa Agusen dan Tetumpun," kata pemilik akun itu.
Ia menjelaskan, kedua desa itu berada di hulu dan hilir Kali Alias.
"(Hilang akibat) Banjir hebat 26 November, akses jalan dan jembatan putus," katanya.
Data yang dihimpun menyebutkan, Desa Garoga memiliki luas 995.000 meter persegi dan dihuni oleh 235 kepala keluarga (KK) atau 1.150 jiwa.
"70% warganya hilang, hanya 30% yang selamat," kata akun TikTok @_Banyoe.
Dari video yang beredar terlihat, Desa Garoga yang semula hijau dan indah dengan hamparan sawah yang membentang luas, kini terlihat coklat merata akibat timbunan material longsor berupa tanah dan pasir.
Di antara material longsor itu kayu-kayu gelondongan tampak tumpang tindih, hampir di seluruh area yang terekam kamera. Hanya beberapa rumah yang terlihat masih berdiri, tapi itupun dalam keadaan rusak parah.
Akses ke desa inipun sempat terputus, sehingga terisolasi. Namun, berkat perjuangan para relawan, desa ini sudah dapat ditembus untuk memasok bantuan kepada warga yang selamat. (rhm)







