Jakarta, Harian Umum - Akibat dari santernya kabar menyangkut terkenanya Virus pada jaringan internet yang melanda beberapa negara termasuk Indonesia dan berdampak pula pada sistim jaringan yang dipunyai Pemprov DKI Jakarta lewat Dinas Komunikasi dan Statistik. Dengan adanya permasalahan jaringan internet tersebut, PTSP Jaktim berinisiatif untuk melakukan pelayanan secara manual dalam rangka pencegahan virus yang tentunya dapat menghambat kinerja unit ini.
Untuk itu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta Timur mematikan jaringan internet sementara untuk mencegah masuknya virus Ramsomware Wanna Cry, serangan virus Ramsomware Wanna Cry tersebut dapat melumpuhkan sebuah sistem yang ada dalam sebuah jaringan komputer.
Menurut Kepala Unit Pelaksana PTSP Jakarta Timur Desti Ernaningsih, PTSP Jakarta Timur sudah melakukan pemutusan jaringan internet sejak pagi sampai siang hari oleh sebab itu pelayanan yang berbasis online tidak dapat diakses sementara, “ Kami hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara manual untuk mengantipasinya ” jelasnya. Senin (15/5/207).
"Kita disini memakai dua sistem pelayanan, manual dan online, pada pelayanan online sempat terganggu mulai pagi hingga siang, tapi tadi hanya sebentar dan siang sudah normal kembali, dan tidak ada komputer yang terserang akibat penyebaran virus Ramsomware Wanna Cry " tambah Desti.
Desti berharap jaringan internet kembali terhubung agar pelayanan berbasis online bisa cepat kembali normal pada esok hari sehingga pelayanan secara online bisa kita lakukan dengan cepat.
Sementara itu Kepala Seksi Infrastruktur Telekomunikasi dan Informatika Sudin Kominfotik Jaktim Agung Andika mengatakan," Jaringan dimatikan sejak pukul 07.00 hingga 10.30 Wib hal tersebut untuk menutup port tempat virus Ramsomware menyebar “.
Agung menambahkan untuk mengantisipasi virus Ransomware WannaCry, pihak kita telah melakukan tindakan menutup port di sisi perangkat jaringan dan port di sisi komputer klien. (DMS)







