Jakarta, Harian Umum - Ratusan pendukung Presiden Prabowo Subianto dari Jakarta Utara dan Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026), menggelar aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Aksi ini terjadi di tengah derasnya tuntutan mahasiswa dan sebagian masyarakat agar program itu dihentikan karena menguras APBN, sementara di sisi lain program beranggaran Rp268 triliun pada tahun 2026 tersebut, terbukti hanya jadi ajang korupsi.
Massa telah berdatangan ke lokasi sejak sekitar pukul 11:00 WIB dengan mayoritas berkemeja atau berkaos putih. Di antara mereka ada yang datang dengan bus carteran dengan spanduk besar dipasang di samping body bus, dan di antaranya ada yang bertuliskan "MBG Ciptakan Lapangan Kerja".
Bus-bus carteran itu diparkir di tepi Jalan Medan Merdeka Selatan arah Stasiun Gambir, karena di ruas jalan inilah aksi diselenggarakan.
Aksi dimulai sekitar pukul 13:30 WIB setelah rombongan yang konvoi dengan sepeda motor, datang dengan membawa dua unit mobil komando (Mokom).
"MBG Maju Terus, Jangan Berhenti", "Kami Bersama Prabowo", dan "Bersihan BGN, Lanjutkan MBG" tertulis di spanduk dan poster yang mereka bawa. Matahari sangat terik.
"Kami hadir di sini untuk mendukung full setiap kebijakan Pak Prabowo," kata Ferdi Bardia, ketua umum Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan, kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Prabowo sedang memerangi korupsi dan sedang berjuang untuk memberikan gizi yang baik untuk anak-anak Indonesia.
"Jadi, jangan biarkan Pak Prabowo berjuang sendiri," katanya.
Ketika disinggung soal penanganan MBG yang bermasalah, Ferdi mengatakan bahwa permasalahan itu memang harus dibenahi.
"Dan itu bukan berarti program yang baik ini harus dihentikan," katanya.
Ada beberapa orang yang berorasi di mobil komando. Semuanya sama, mendukung MBG diteruskan. Di antara orator itu bahkan ada yang menuding bahwa pihak-pihak yang tak ingin pemerintah memberikan makanan sehat dan bergizi kepada anak bangsa yang masih duduk di bangku sekolah. (rhm)


