Jakarta, Harian Umum - pemecatan 6 orang guru honorer SMA 9 Kronjo, Tangerang, buntut pose dua jari sambil memegang stiker Prabowo-Sandi, mengundang keprihatinan Cawapres Sandiaga Uno.
Menurut Sandi, pilihan politik adalah hak setiap warga negara. Setiap warga negara berhak menentukan pilihan politiknya masing-masing.
"Itu membuat kami prihatin. Kami sudah memberikan statement bahwa pilihan politik itu kan langsung, umum, bebas dan rahasia. Dan apapun yang diungkapkan itu adalah sebagai bentuk pilihan politiknya," kata Sandi, Jumat (22/3/2019).
Seperti diketahui Sebanyak enam guru honorer di Kabupaten Tangerang, Banten, dipecat setelah kedapatan berfoto dengan pose dua jari dan pamer stiker calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Enam guru tersebut merupakan tenaga honorer di SMAN 9 Kabupaten Tangerang. Sementara tempat pengambilan foto dilakukan di salah satu ruangan di sekolah.
Dari foto tersebut tersebar luas, menampilkan enam orang berseragam coklat khas PNS dengan logo Pemerintah Provinsi Banten. (Zat)







