Bandung. Harian Umum- Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, pihaknya merespons positif rencana pembentukan koalisi keumatan yang digagas Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab dalam menghadapi Pilpres 2019.
"Itu kan wajar, namanya berkoalisi, bekerjasama, berserikat berkumpul kan dijamin konstitusi. Justru kami mengharapkan karena mulai 4 Agustus itu sudah mulai tahapan calon presiden dan wakil presiden," katanya di Bandung, Jawa Barat, seperti dilansir Viva, Senin (4/6/2018).
Ia menjelaskan, koalisi pengusung Presiden Jokowi di Pilpres 2019 sudah terbentuk, yang terdiri dari PDIP, NasDem, Hanura, Golkar, Perindo, PPP, PKPI dan PSI. Kini pihaknya menunggu koalisi keumatan yang terdiri dari Gerindra, PKS, PAN dan PBB itu dideklarasikan.
"Mereka yang memberikan dukungan kepada Jokowi sudah firm. Nah, mereka yang akan mencalonkan pasangan lain, agar demokrasi ini sehat sehingga ada kompetisi sehat menyampaikan gagasan bagi bangsa dan negara itu, segera terbentuk," imbuhnya.
Seperti diketahui, saat bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di kediamannya di Masjidil Haram, Arab Saudi, Sabtu (2/6/2018), Habib Rizieq mendorong agar koalisi Gerindra, PAN, PKS dan PBB segera dideklarasikan.
Dalam pertemuan yang menyepakati beberapa hal tersebut, juga disampaikan agar umat Islam merapatlan barisan dalam menghadapi Pilpres 2019.
Koalisi Gerindra, PAN, PKS dan PBB atau Koalisi Keumatan, bakal mengusung Prabowo sebagai Capres, dan Cawapres kemungkinan dari PKS.
Namun kepastian hal ini akan jelas setelah DPP Partai Gerindra mengumumkan nama Cawapres tersebut setelah Lebaran. (rhm)





