TANGSEL, HARIAN UMUM - Bursa bakal calon (Balon) walikota Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus bergulir. Salah seorang diantaranya, pentolan Partai Demokrat, Gacho Sunarso yang nampaknya tak ingin kalah panggung dengan bakal calon yang lain.
Ditemui di Kecamatan Pondok Aren, Gacho bertutur bahwa, guna menegakkan Kota Tangsel yang Cerdas, Modern dan Religius, tempat-tempat maksiat perlu diberantas.
"Kalau saya kepilih, tempat-tempat maksiat akan saya berantas. Itu jadi tugas saya," kata Gacho kepada wartawan, Kamis (31/10/2019).
"Saya juga akan menekankan bagaimana kinerja Dinas Pariwisata dan Satpol PP, dalam mengawasi tempat-tempat pijat yang disinyalir justru menjadi tempat melakukan asusila. Nanti jika saya terpilih, saya akan turut mengawasi," imbuhnya.
Gacho pun menambahkan, pihaknya sangat mendukung pandangan masyarakat, yang menghendaki pemimpin Tangsel, yang terbebas dari 'aura' dinasti.
"Sangat setuju (Calon walikota Tangsel diluar dinasti). Kenapa tidak diberi kesempatan kepada calon-calon yang lain, untuk memimpin. Terlebih kepada warga yang sudah lama tinggal di Tangse ini," tambahnya.
Gacho menyatakan, saat ini banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan, pasca habisnya kepemimpinan Airin Rachmi Dyani.
"Banyak pekerjaan yang belum diselesaikan oleh Bu Airin. Tangsel itu tidak hanya bicara infrastruktur jalan atau gedung saja, tetapi bagaimana meningkatkan kemampuan pendidikan, dan kesehatan. Itu yang perlu dikejar, agar menjadi kota yang betul-betul Cerdas, Modern dan Religius," tandasnya.







