Jakarta, Harian Umum - Sejumlah Walikota di DKI Jakarta mengaku adanya demosi (penurunan) pada pejabat eselon III dan IV hanya untuk memotivasi pejabat terkait untuk meningkatkan kinerjanya.
Walikota Jakarta Utara Samsudin lologoa mengakui ada sejumlah Lurah di wilayahnya yang mengalami demosi jabatan. Usai perombakan jabatan, Lurah tersebut ditempatkan di Kecamatan.
"Ada beberapa Lurah yang kinerjanya tidak bisa dipertahankan di situ (posisi lama). Karena itu beberapa Lurah memang ditempatkan di Kecamatan," kata Samsudin usai rapat dengan Komisi A di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (6/2/2019).
Demosi tersebut, Samsudin menuturkan bukan untuk merusak mental pejabat yang tak lagi menjabat sebagai Lurah. Namun dimaksudkan agar pejabat tersebut meningkatkan kinerjanya. "Kita berharap kinerjanya lebih baik lagi," tegasnya.
Sementara Walikota Jakarta Timur M. Anwar mengungkapkan pada perombakan jabatan beberapa waktu lalu, di wilayah Jakarta Timur ada Lurah yang mengalami demosi menjadi sekretaris lurah (sekel). Demosi jabatan pada Lurah itu untuk meningkatkan kinerja di wilayah barunya. "Contohnya Lurah di wilayah Cakung ditempatkan menjadi Sekel di Cibubur. Itu untuk meningkatkan motivasi di wilayah tersebut," ucap Anwar.
Menurut Anwar, penempatan pejabat baik yang mengalami demosi, rotasi maupun mutasi, berdasarkan dari kinerjanya selama menjabat. "Pertama dilihat dari tingkat keluhan masyarakat terhadap pelayanan. Kedua dari serapan anggarannya. Jadi berdasarkan penilaian dari kinerja masing-masing pejabat tersebut," lanjut Anwar.
Karena itu terkait adanya isu jual beli jabatan Anwar menegaskan hal tersebut harus dibuktikan terlebih dahulu. "Silahkan saja diperiksa, siapa yang nerima siapa yang meminta, silahkan. Kalau DPRD DKI mau bentuk Pansus pun tidak ada masalah," tandasnya.
Sebelumnya berhembus kabar pada pelantikan sebanyak 1.225 pejabat terjadi jual beli jabatan. Hal tersebut diungkapkan oleh DPRD DKI Jakarta. Anggota Fraksi PKB Hasbialah Ilyas mendapat kabar dari bawah adanya jual beli jabatan. "Informasi itu dari kader," katanya.(Zat)







