Jakarta, Harian Umum-Indonesia patut bangga atas keberhasilan perusahaan tekstil dalam negeri yang telah lolos uji standar ISO 16604 Class 2 untuk produk baju alat perlindungan diri keseluruhan (APD Cover all).
Baju APD keseluruhan tersebut akan menjadi bagian paling penting untuk menjamin keamanan tenaga medis saat menangani COVID-19. Baju APD keseluruhan yang kini berstandar WHO ini terbuat dari dari bahan yang diperoleh dari dalam negeri. Terlebih, baju APD ini juga diproduksi sendiri oleh bangsa Indonesia.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja Gugus Tugas Nasional melalui tim pakar dan multipihak untuk menghasilkan baju APD keseluruhan secara mandiri. Untuk memperoleh sertifikasi tersebut, Gugus Tugas Nasional melalui tim pakar bekerja sama dengan sejumlah asosiasi pembuat dan pendukung produksi tekstil dan garmen, diantaranya; Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) dan Indonesia Non-Woben Association (INWA) serta 30 lebih perusahaan lainya.
“Saya bangga dan senang karena Indonesia dapat memproduksi sendiri kebutuhan alat kesehatan sebagai Industrialisasi kesehatan di masa depan. Indonesia mempunyai bahan baku yang dibutuhkan untuk industri kesehatan. Selama ini bahan baku yang selalu impor dapat diatasi dengan memanfaatkan bahan baku lokal,” ujar Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo, kemarin.
Terkait dengan kolaborasi multipihak, Doni mengatakan, “Di sinilah pentingnya kolaborasi pentaheliks dari dunia penelitian, para pakar bidang kesehatan serta lembaga usaha dalam melaksanakan produksi dan industrialisasi di bidang medis.”
Lulusnya pengajuan produk dalam negeri tersebut tidak terlepas dari peran besar Kementerian Luar Negeri dan dan Konsulat Jenderal yang mengawal proses pengujian di luar negeri hingga diterbitkannya hasil uji ISO 16604 tersebut.
“Pada Jumat sore, tanggal 29 Mei 2020, kami memperoleh informasi dari pihak Intertek bahwa uji lab APD Coverall (sampel fabrik) PT. Surya Usaha Mandiri (SUM) untuk sertifikasi ISO 16604 Class 2 yang dilakukan di HQ Intertek, Cortland, New York, telah dinyatakan Pass atau lulus uji,” ujar Arifi Saiman, perwakilan Konsulat Jenderal RI di New York.
Multipihak sepakat untuk menyematkan satu payung emblem ‘INA United’ pada produk baju APD yang lolos uji. Logo perusahaan pencetak baju APD tetap akan dilekatkan pada produknya. (HnK)







