Jakarta, Harian Umum - Ganda putri Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengikuti jejak Raymond Indra/Nikolaus Joaquin untuk melangkah ke final Australia Open 2025, dan menciptakan All Indonesian Finals.
Hal itu terjadi setelah Ana/Trias menundukkan pasangan Jepang Hiramoto/Kokona Ishikawa (Jepang) dengan skor 19-21, 21-11 dan 21-12 di babak semifinal yang digelar di Quaycentre, Sydney, Australia, Sabtu (22/11/2025).
Sebelumnya, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum telah lebih dulu memetik kemenangan dari ganda Amerika Serikat Francesca Corbett/Jennie Gai dengan 21-18 dan 21-19, dan melangkah ke final.
Dengan demikian, dapat dipastikan Indonesia minimal meraih dua gelar dari Australia Open, yakni dari sektor ganda putra dan ganda putri.
Jalannya laga
Ana/Trias sebenarnya tampil menjanjikan di awal gim pertama, di mana mereka dapat leading 4-0, akan tetapi tekanan Ririna/Kokona membuat keduanya melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu, sehingga dapat disamakan pada kedudukan 5-5.
Setelah itu, terjadi kejar-kejaran angka, meski lebih karena eror dari kedua pasangan.
Saat interval, Ana/Trias unggul 11-9.
Ana yang merupakan juara Australian Open tahun lalu bareng Amallia Cahaya Pratiwi, berperan dalam dua poin beruntun dengan sergapan di depan net dan servis yang sulit.
Pertandingan kembali sengit setelah jeda. Hiramoto/Ishikawa membuat Ana/Trias tertekan. Dari sisi Indonesia, belum terlihat variasi yang bisa mengacaukan lawan. Gim ini akhirnya dimenangkan Ririna/Kokona dengan skor 21-19.
Namun, semangat juang Ana/Trias yang duduk di peringkat delapan dunia itu menyala ketika memasuki gim kedua. Serangan bervariasi, pengembalian menipu ke area tengah, serta tekanan agresif di depan net membuat Hiramoto/Ishikawa kewalahan dan harus menyerah telak 11-21.
Momentum terbaik kembali diraih Ana/Trias di gim ketiga atau gim penentuan. Sejak unggul 5-1, mereka tak terbendung dan memperlebar selisih hingga 12-4.
Serangan tajam dan reli panjang yang tersusun rapi memastikan kemenangan 21-12 melalui lob serang Ana yang membuat lawan tidak berkutik. (man)




