Pangkep, Harian Umum -- Tim SAR gabungan kembali menemukan korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 setelah menabrak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/2026) suang.
Kali ini yang ditemukan enam jenazah.
"Jajaran tim elang menemukan enam jenazah," kata Kas Ops Kodam XVI/Hasanuddin, Kolonel Dody Triyo Hadi di posko SAR Tompo Bulu, Kamis (22/1/2026).
Keenam jenazah tersebut ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, tidak jauh dari lokasi korban pertama ditemukan.
"Enam jenazah yang lokasinya seputaran radius 50 km dari korban yang pertama ditemukan," jelas Dody.
Saat ini, kata dia, tim SAR gabungan masih menyisir beberapa sisi di sekitar lokasi penemuan untuk menemukan korban lain yang belum ditemukan.
Seperti diketahui, Pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Trans itu sedang dicarter Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memantau perairan di Sulawesi.
Saat pesawat yang lepas landas dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, itu akan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pesawat keluar jalur dan hilang kontak. Belakangan diketahui kalau pesawat yang membawa 7 kru dan 3 penumpang itu menabrak Gunung Bulusaruang, dan jatuh.
Sebelumnya, Tim SAR telah menemukan tiga korban, sehingga dengan temuan hari ini, berarti tinggal satu korban yang belum ditemukan. (man)







