Jakarta, Harian Umum - Cuaca ekstrem seperti masih enggan meninggalkan wilayah Indonesia.
Terbukti, melalui akun Instagram-nya, BMKG mengabarkan bahwa telah muncul siklon baru yang dinamai Siklon Iggy.
"Siklon Tropis Iggy berkembang dari bibit siklon 90S," kata BMKG dikutip Jumat (2/1/2026).
Bibit siklon 90S itu mencapai intensitas siklon pada 1 Januari 2026 pukul 10:0 WIB, dan kala itu posisinya berada di Samudera Hindia selatan Jawa Barat di sekitar 13.9 derajat LS - 109.1 derajat BT dengan kecepatan angin maksimum 40 knots atau 75 kilometer/jam dengan tekanan minimum 997 hPa.
BMKG memprediksi, hingga 24 jam setelah kemunculan siklon Iggy, siklon ini dalam 24 jam atau pada Jumat (2/1/2025) pukul 10:00 WIB, meningkat menjadi kategori 2 dengan arah pergerakan ke tenggara, menjauhi wilayah Indonesia.
Namun, BMKG juga mengingatkan bahwa Siklon Iggy dapat menimbukkan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan atau hingga Rabu (3/1/2026) pukul 07:00 WIB.
Selama masih mempengaruhi cuaca dan perairan Indonesia, Siklon Iggy berpotensi mencurahkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di empat wilayah, yakni:
1. Pesisir Selatan Banten
2. Pesisir Selatan Jawa Barat
3. Pesisir Selatan Jawa Tengah
4. Pesisir Selatan Yogyakarta
Sementara gelombang laut dengan tinggi 1.25 - 2.5 m (Moderate Sea) akan terjadi di:
1. Selat Sunda bagian selatan
2. Perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Lombok
3. Selat Bali dan Lombok bagian selatan
4. Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah
5. Samudera Hindia selatan Bali hingga NTT
Gelombang laut dengan tinggi 2.5 - 4.0 m (Rough Sea) berpotensi terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa Timur. (rhm)







