Jakarta, Harian Umum - Masyarakat Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, sangat berterima kasih atas donasi air minum yang diberikan seorang dermawan bernama Rohani Nitiyudo bersama The Antheia Project.
Donasi berupa air minum galon untuk seluruh penduduk Kepulauan Seribu yang berjumlah 30.334 jiwa itu diberikan pada Juni 2025.
"Masyakarat Kepulauan Seribu sangat berterima kasih atas donasi itu, bahkan dari obrolan saya dengan mereka, saya dapat menyimpulkan bahwa masyarakat berharap program ini dapat diselenggarakan tiga kali dalam setahun atau setidaknya sekali dalam setahun," kata Tobaristani, aktivis yang juga putra Pulau Kepulauan melalui siaran tertulis, Sabtu (6/8/2025).
Toba mengakui, bantuan air minum itu sangat berarti bagi warga Kepulauan Seribu, karena warga yang wilayahnya di kelilingi lautan Teluk Jakarta itu sering mengalami kesulitan air tawar dan kekurangan air bersih. Terlebih di musim kemarau.
Untuk memenuhi kebutuhan air tawar dan air bersih, warga mengandalkan hasil produksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) SWRO (Sea Water Reverse Osmosis) dan IPA BWRO (Brackish Water Reverse Osmosis) yang dibangun Pemprov DKI Jakarta.
Namun, jika instalasi-instalasi itu bermasalah atau rusak, maka warga akan kembali di hadapkan pada permasalahan kekurangan air tawar dan air bersih.
"Karenanya, donasi dari Saudari Rohani Nitiyudo dan The Antheia Project itu sangat dihargai dan diharapkan dapat berlanjut," imbuh Toba.
Diakui, karena harapan yang begitu besar, warga Kepulauan Seribu selalu mendoakan agar Rohani Nitiyudo selalu sehat, diberikan kesembuhan oleh Allah SWT saat sakit, dan dilimpahkan rezekinya.
Begitupun untuk The Antheia Project, didoakan selalu eksis dan Istiqomah dalam misi-misi kemanusiaan.
'Terkait bantuan yang telah diberikan, saya pribadi menilai bahwa Saudari Rohani Nitiyudo maupun The Antheia Project memiliki ketulusan dan kebijaksanaan, sehingga memahami betul kebutuhan warga Kepulauan Seribu, dan tidak segan-segan memberikan donasi," pungkas Toba.(rhm)







