Jakarta, Harian Umum - Ribuan buruh dari berbagai daerah di Tanah Air, Kamis (27/2/2025), membanjiri Stadium Arena di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta untuk menghadiri perayaan HUT Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang ke-52.
Sejumlah menteri hadir dalam acara ini, di antaranya Menteri Ketenagakerjaan Yassierly, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yulianto.
"Acara ini kita selenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas eksistensi KSPSI yang hari ini genap berusia 52 tahun, dan juga atas capaian tentang bagaimana regulasi tentang tenaga kerja berubah," kata Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat kepada media di sela-sela acara.
Ia menjelaskan, regulasi dimaksud adalah UU Omnibus Law Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.
Terkait UU ini, Jumhur mengatakan KSPSI secara organisasi terus berkoordinasi, berdialog dan berdemonstrasi untuk menolak dan menuntut agar UU kontroversial yang disahkan di era Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu, dibatalkan.
"Dan alhamdulillah, di pemerintahan yang baru ini yang dipimpin oleh Presiden Prabowo, ada meeting of mind karena telah adanya kesamaan pemikiran (antara pemerintah dengan buruh), tentang bagaimana menyejahterakan pekerja," kata Jumhur.
Sebab, lanjut dia, pekerja adalah aset yang kemudian bisa mendorong daya beli.
Di samping itu lanjut Jumhur, pihaknya juga berterima kasih kepada pemerintahan Prabowo bukan hanya karena kebijakannya yang baik di mana UU Cipta Kerja bisa disempurnakan, juga karena Prabowo punya komitmen yang kuat untuk peningkatan daya beli bagi masyarakat di pedesaan dan UMKM, karena daya beli itulah yang menjadi bahan bakar bagi pelaku industri dan bahagianya kaum buruh.
"Jadi, dalam acara ini kita juga merayakan adanya meeting.of mind itu," jelas Jumhur.
Sepanjang pengamatan harianumum.com, acara yang juga menghadirkan hiburan musik tersebut semarak.
Para buruh yang hadir juga dimanjakan dengan berbagai jenis makanan gratis yang disediakan di tenda-tenda yang di bangun di Stadium Arena.
Sayang, pengamanan panitia terlalu ketat dan tidak kenal kompromi, sehingga wartawan kesulitan masuk ke dalam gedung Stadium Arena di mana HUT ke-52 KSPSI diselenggarakan. (rhm)







