JAKARTA, HARIAN UMUM – Larangan penggunaan kantong plastik di Ibukota membuat masyarakat bimbang mencari kantong lain terutama untuk belanjaan yang bersifat basah.
Menanggapi hal itu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik meminta Pemprov DKI menyediakan alternatif lain sebagai pengganti kantong plastik.
Dia juga mengaku banyak aduan masyarakat terkait kantong lain sebagai pengganti kantong plastik.
“Tetap harus ada pilihan lain yang membuat masyarakat semakin diuntungkan dan tidak terbebani. Jangan sampai alternatifnya terbatas. Kan yang terpenting jangan plastik kresek konvensional seperti sebelumnya yang sulit terurai sekitar 500 sampai 1.000 tahun," ujar Taufik dalam keterangannya, Kamis (13/8/2020) malam.
ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu menilai alternatif yang digunakan di banyak toko dan mall berbahan kertas atau spunbond (pp non woven) yang merupakan senyawa polypropylene (plastik konvensional), masih mengandung mikroplastik.
Di sisi lain penggunaan kantong belanja dengan kertas menurut Taufik, bisa menimbulkan masalah baru soal penebangan pohon. Selain memang kantong belanja berbahan kertas sulit dipakai ulang.
Taufik menyarankan Pemprov DKI untuk memaksimalkan penggunaan kantong-kantong dari bahan-bahan alami seperti daun ranting dan anyaman. “Bahan-bahan alami itu memang bagus sekali tapi ada kekurangannya. saat penggunaannya, kurang rapat jadi mudah rembes atau mata air bisa keluar lalu juga cepat rusak jadi tidak bisa dipakai berulang-ulang,” tandas Taufik. (Zat)







