TANGSEL, HARIAN UMUM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melihat kejanggalan dalam pembelian bandwith yang diajukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel senilai Rp.21 miliar.
Dijelaskan Sekretaris Fraksi PSI DPRD Tangsel, Aji Bromokusumo pihaknya telah mempertanyakan kejanggalan tersebut kepada dinas terkait, namun jawaban yang diterima, menurutnya masih belum detail.
"Kan saya tanya, ini bandwidth mereknya apa, ditaruhnya dimana saja. Itu salah satu contohnya yah (meminta transparansi)," kata Aji kepada wartawan, Rabu (20/11/2019) kemarin.
"Beli bandwidth sampai 21 miliar, sinyal internet disini aja mpot-mpotan. Kadang ada kadang ngga ada. Itu yang saya minta penjelasannya," tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Diskominfo Tangsel Fuad menyatakan, pihaknya telah melakukan penganggaran sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan, katanya lagi, pembelian tersebut melalui e-katalog.
"Pengadaan sesuai dengan kebutuhan dan dilakukan melalui mekanisme e-katalog," kata Fuad melalui pesan whatsappnya.







