Jakarta, Harian Umum - Ketua KONI DKI Jakarta Dodi Rahmadi Amar mengatakan olahraga bisa menjadi sarana pemersatu bangsa di tengah isu primordialisme yang sedang berkembang saat ini.
"Olahraga bisa hilangkan sekat karena perbedaan. Apalagi di tengah isu primordialisme yang saat ini tengah menerpa. Diharapkan olahraga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," kata Dodi di acara pengukuhan pengurus KONI DKI Jakarta masa bakti 2012 - 2017, di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017).
Karena itu Dodi mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama berkomitmen menciptakan peningkatan prestasi di olahraga. "Peningkatan prestasi melalui pengembangan atlet agar bisa berada di kancah internasional," tegas Dodi.
Selain itu Dodi melanjutkan pihaknya juga bertekad untuk membawa DKI menjadi juara umum di PON Papua 2020 mendatang. "Untuk mencapai prestasi yang gemilang di PON Papua mendatang tentu kita butuh sarana memadai dan anggaran yang cukup besar," ujar Dodi.
Karena itu Dodi meminta Pemprov DKI Jakarta memberikan privilege atau hak/ imunitas untuk pembinaan olahraga dan berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana olahraga.
"Gedung GOR di Jakarta milik Pemprov DKI. Kami akan minta agar penggunaan GOR untuk pelatihan atlet digratiskan," ungkap Dody.
Adapun untuk memaksimalkan target prestasi di PON Papua 2020, Dodi menerangkan pihaknya membentuk tim asistensi Papua. "Kita memandang perlu untuk membentuk Tim Asistensi. Tim ini nantinya akan bekerja dan mengawal di PON Papua 2020. Karena bukan hanya atlet yang kita kedepankan tapi juga regulator," pungkas Dodi.







