Teheran, Harian Umum - Juru bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mengatakan Iran tidak akan mengizinkan negara mana pun untuk mentransfer senjata Amerika melalui Selat Hormuz.
Berbicara kepada wartawan di Mashhad pada Rabu (13/5/2026) waktu setempat, Akraminia merujuk pada posisi sensitif Selat Hormuz dan mengatakan jalur air tersebut saat ini berada di bawah kendali strategis Angkatan Bersenjata Iran.
"Sisi barat selat berada di bawah kendali Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sementara sisi timur dikendalikan oleh Angkatan Laut Iran," jelasnya dikutip dari Tasnim News Agency, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan, kendali yang terkoordinasi dan bersinergi tersebut menjadi faktor yang meningkatkan pengawasan dan dominasi Iran atas kawasan tersebut, serta akan menghasilkan pendapatan bagi negara yang mencapai dua kali lipat dari pendapatan minyak Iran.
Akraminia memperingatkan kekuatan asing bahwa Iran tidak akan mengizinkan negara mana pun untuk mengangkut senjata Amerika melalui Selat Hormuz.
"Jika senjata-senjata tersebut sebelumnya ditempatkan di pangkalan regional, sebagian besar di antaranya kini telah dihancurkan," katanya.
Seperti diketahui, Selat Hormuz kini menjadi titik perang antara Iran dengan AS dan Israel serta sekutu-sekutunya di Timur Tengah, karena penutupan dan kontrol ketat selat itu oleh Iran telah memicu krisis energi di banyak negara, dan membuat harga minyak dunia meroket ke atas $100 per barel.
Presiden AS berulang kali meminta Iran membuka selat itu dan tidak lagi mengontrolnya, baik pada negosiasi 11-12 April 2026 yang gagal di Islamabad, Pakistan, maupun dalam proposal terakhir yang dibalas Iran, tapi ditolak Trump, karena balasan itu tidak sesuai dengan kehendak Trump, termasuk soal Hormuz.
Jawaban Iran yang tidak memuaskan Trump itu kembali membuat konflik kedua negara itu yang diprovokatori Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kembali memanas, dan sempat pecah baku tembak di Selat Hormuz setelah pasukan AS menyerang kapal tanker Iran di dekat Selat itu. (man)






