Jakarta, Harian Umum - Kalah di Pilkada DKI Jakarta rupanya justru menjadi pintu masuk bagi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mengambil langkah lebih besar di jagat perpolitikan Tanah Air.
Pasalnya, selain hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Demokrat menghendaki agar partai ini mengusung kader sendiri di Pilres 2019, juga suara dari daerah pun berharap AHY bersaing di momen akbar itu.
Hal itu diakui Wakil Sekjen DPP Demokrat Putu Supadma Rudana. Ia menilai, AHY kader yang pas untuk diusung partainya di Pilpres 2019.
"AHY sosok pemimpin yang cerdas dan masih muda. Dia sudah digembleng menjadi pemimpin sejak di Akademi Militer. Bahkan, sudah 16 tahun di militer dan selalu menduduki posisi pimpinan," katanya seperti dikutip dari Viva, Rabu (31/5/2017).
Putu menambahkan, AHY tak memiliki catatan apa pun yang dapat mengganjal pencalonannya, dan dia figur bersih yang tak punya catatan negatif.
"Sosok AHY ibarat kain putih yang belum ternoda. Bagi kami di Demokrat, syarat pemimpin itu adalah bersih dan belum pernah ternoda," tegasnya.
Dukungan dari daerah terhadap AHY untuk bersaing di pentas politik nasional, juga disampaikan melalui spanduk dan foto AHY yang dipasang dimana-mana, termasuk di Denpasar, Bali.
Putu menyebut, spanduk tersebut memiliki tulisan dan pesan yang berbeda-beda. Antara lain; 'Kekuasaan itu cobaan, gunakan secara adil dan bijaksana' dengan foto AHYyang disandingkan dengan logo Partai Demokrat.
Putu bahkan meyakinkan bahwa penyebaran spanduk yang juga melibatkan relawan tersebut, terjadi di seluruh Indonesia.
"Semuanya dipasang relawan dan kader Demokrat," tegas kader Demokrat asal Gianyar, Bali, itu.
Sebelumnya, dalam Rakernas di Lombok, NTB, pada 9 Mei 2017, Demokrat antara lain menyepakati akan mengusung kader partai dalam Pilpres 2019. Keputusan ini diambil karena pada Pilpres 2014 suara Demokrat turun drastis gara-gara tidak mengusung capres atau cawapres.
Pasca rakernas, nama AHY pun makin mencuat karena digadang-gadang bakal diusung di Pilpres 2019. (rhm)







