Jakarta, Harian Umum-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan ke-75 tahun 2020 di Halaman Blok G Balai Kota Jakarta, pada Selasa (10/11). Namun, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak tampak dalam upacara itu. Anies menyambut Hari Pahlawan melalui tayangan video via akun YouTube.
Menurutnya, sosok pahlawan saat ini bukanlah yang berjuang melawan penjajah. Namun, pahlawan saat Pandemi Covid-19 adalah warga yang konsisten menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
“Saat ini bagaimana bisa menjadi pahlawan? Bukan dengan berangkat ke medan tempur menghibahkan nyawa, tapi sekarang dengan menjadi pahlawan melindungi sesama. Gunakan masker Anda adalah pahlawan, jaga jarak Anda adalah pahlawan dan mencuci tangan Anda adalah pahlawan,” ujar Anies.
Menurut Anies, orang yang menjalankan protokol kesehatan dengan serius dan disiplin adalah mereka yang sedang melindungi tumpah darah Indonesia. Tujuh puluh lima tahun lalu, kata Anies, ribuan pemuda berangkat menuju medan tempur untuk mempertahankan kemerdekaan.
"Mereka menghibahkan keringat, pikiran, tenaga, darah dan sebagian menghibahkan nyawanya demi kemerdekaan Indonesia. Perjuangan mereka kemudian ditandai sebagai sebuah sikap kepahlawanan menjadi Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November," katanya.
Namun, lanjutnya, sikap kepahlawanan hari ini ditandai dengan kedisiplinan-kedisiplinan untuk menjaga protokol kesehatan. Dulu, ucapnya, menjadi pahwalan harus rela menghibahkan nyawa, tenaga, pikiran dan darah. Tapi sekarang menjadi pahlawan adalah dengan melindungi sesama jalankan protokol kesehatan.
“Itulah pahlawan hari ini dan mari kita semua sama-samamenjadi pahlawan melindungi bangsa Indonesia dalam menghadapi Covid-19,” imbuhnya. (hnk)







