Solo, Harian Umum - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku martabatnya telah direndahkan oleh pihak-pihak yang mempersoalkan keaslian ijazahnya.
"(Ijazah) ini kan bukan obyek penelitian. Sudah menuduh ijazah saya ijazah palsu, sudah merendahkan saya serendah-rendahnya," kata Jokowi kepada media di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Senin (5/5/2025), seperti dilansir CNN Indonesia.
Jokowi menegaskan bahwa ia akan mengikuti proses hukum yang berlangsung.
"Ya, nanti dibuktikan lewat proses hukum. Nanti akan kita lihat proses di pengadilan seperti apa," katanya.
Jokowi bahkan mengatakan bahwa ia melaporkan Roy Suryo dan empat orang lainnya ke Polda Metro Jaya sebagai bentuk pembelajaran bagi semua pihak.
Sebab, kata dia, saat ini Indonesia membutuhkan kekompakan dan persatuan di tengah tantangan global yang kian berat.
"Terutama elite-elite dan seluruh masyarakat agar tantangan berat yang dihadapi semua negara, yang kita hadapi itu bisa kita selesaikan. Harus semuanya berangkulan, bersatu menghadapi tantangan global yang tidak mudah," imbuhnya.
Seperti diketahui, mereka yang dilaporkan Jokowi selain Roy Suryo adalah Rismon Sianipar, Eggie Sudjana, Muhammad Taufik, dan Kurnia Tri Royani.
Namun, kelima orang yang dilaporkan Jokowi pun telah mengatakan siap untuk menghadapi persidangan, tentu dengan sejumlah bukti, terutama hasil digital forensik atas ijazah maupun skripsi Jokowi. (rhm)






