London, Harian Umum- Chelsea naik ke peringkat kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris musim 2018/2019 setelah mengalahkan Crystal Palace 3-1 pada matchday ke-11 di Stamford Bridge, Minggu (4/11/2018) malam WIB.
Alvaro Morata menyumbang dua gol dan satu gol lagi dicetak Pedro. Dengan hasil ini, The Blues memperpanjang catatan 11 pertandingan tanpa kekalahan sejak awal musim ini.
Tak hanya itu, Manajer Maurizio Sarri juga menyamai rekor sebagai manajer dengan catatan tanpa terkalahkan yang terpanjang di awal karier di Liga Primer. Catatan sebelumnya dicetak Frank Clark bersama Nottingham Forest pada 1994.
Kemenangan ini juga sekaligus membuat Chelsea berhasil mengkudeta Liverpool dari posisi runner up, sehingga harus turun ke peringkat ketiga meski sama-sama mengumpulkan 27 poin, namun kalah dalam selisih gol.
Chelsea dan Liverpool kini hanya terpaut dua angka dengan sang pemuncak klasemen, Manchester City, yang menang 6-1 atas Southampton pada hari yang sama.
Palace sempat menyamakan kedudukan melalui gol Andros Townsend di awal babak kedua, namun dua gol cepat dalam waktu lima menit membuat Chelsea memegang kendali permainan dan masuknya Eden Hazard memberi pengaruh yang sangat positif.
Palace sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup bagus, namun Chelsea yang justru menciptakan peluang ketika Pedro gagal melakukan kontak atas umpan crossing mendatar Willian.
Tuan rumah mulai mengontrol permainan di babak pertama, namun Palace justru mengancam lewat serangan balik dan mereka mendapat satu peluang bagus untuk memecahkan kebuntuan pada menit ke-20 ketika Max Meyer mendapat umpan dari Wilfried Zaha, sayangnya masih belum membuahkan hasil.
Chelsea akhirnya bisa unggul terlebih dahulu ketika pertandingan sudah memasuki menit ke-32. Morata memaksimalkan passing Pedro dengan tendangan yang tidak bisa dibendung kiper Palace Wayne Hennessey.
Tiga menit berselang, Chelsea kembali memasukkan bola ke gawang. Kiriman bola Pedro diteruskan dengan finishing Willian dari jarak dekat, namun hakim garis mengangkat bendera pertanda sudah berada dalam posisi off-side.
Delapan menit setelah turun minum, Palace sempat menyamakan kedudukan lewat gol Townsend, yang meneruskan umpan cerdas dari James McArthur dengan tendangan mendatar ke arah pojok bawah gawang. Ini adalah gol pertamanya dalam 20 pertandingan Liga Primer.
Setelah kedudukan imbang, Palace tampak percaya diri, meski Chelsea mendapatkan peluang pada menit ke-63. Tendangan bebas Willian diteruskan dengan sepakan David Luiz, namun bisa diamankan Hennessey.
Beberapa saat kemudian, dari situasi sepak pojok yang dikirimkan Willian, Luiz memanfaatkan umpan dengan sundulan kepala, namun hanya melambung di atas mistar gawang.
Pada menit ke-64, Sarri memutuskan untuk menarik keluar Willian dan memasukkan Hazard, yang kembali dari absen tiga pertandingan akibat cedera punggung.
Rupanya, masuknya Hazard langsung memberi pengaruh sehingga Chelsea mampu balik unggul lagi pada menit ke-65. Pemain asal Belgia itu memberi assist lewat tendangan bebas, yang dimaksimalkan Morata dengan sepakan ke pojok jauh bawah gawang dari posisi yang sulit.
Memasuki menit ke-70, Pedro ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah mendapat umpan crossing mendatar dari Marcos Alonso dengan finishing tendangan first-time tanpa bisa dihalau Hennessey.
Morata mendapat peluang sangat bagus untuk mencetak hat-trick di masa injury time. Umpan Hazard melalui skema serangan balik berusaha dimanfatakan sang striker, namun Hennessey mampu membaca arah bola sehingga pemain asal Spanyol itu gagal mencetak gol ketiganya di pertandingan ini. (sumber: Goal)







