Jakarta, Harian Umum - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Anthoni belum bisa hidup tenang meski telah mengembalikan amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby setelah audiensi dengannya pada tanggal 2 Juni 2026 di kantornya di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.
Pasalnya, KPK menyebut isi amplop itu hanya 12.000 dolar Singapura (SGD), sementara dari pengakuan Suhardiman diketahui kalau saat amplop ditinggalkan, total uang dalam amplop itu 14.000 SGD.
KPK kini sedang memburu kekurangan uang yang 2.000 SGD, sementara yang 12.000 SGD telah disita, karena amplop itu ternyata diberikan untuk suap pengurusan izin pelapisan kawasan hutan produksi terbatas (HPT).
“Jadi, masih ditelusuri 2.000 SGD itu (kini) ada di pihak mana,” ujar Plh Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (10/8/2026). .
Ia menambahkan, dari temuan di lapangan juga terungkap kalau amplop itu berisi 14.000 SGD, karena uang itu dikumpulkan Suhardiman dari Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota KUD (Koperasi Unit Desa).
Meski demikian, Taufik mengatakan penyidik masih memastikan jumlah uang di dalam amplop mengingat terjadi beberapa kali pertemuan antara Menhut Raja Juli dengan Bupati Kuansing sebelum Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Suhardiman pada tanggal 29 Juni 2026.
“Kemudian ada peristiwa di luar sebelum peristiwa tertangkap tangan terjadi, karena kan ada proses pengembalian. Nah, ini yang kita sedang cross-check apakah kemudian betul-betul amplop yang dibawa oleh Bupati Kuansing itu 14.000 atau 12.000 (dollar Singapura),” katanya.
Raja Juli Kabur-kaburan
Saat dikonfirmasi media soal uang 2.000 USD yang misterius itu, Menhut Raja Juli menghindari. Ia bahkan berlari ke mobilnya, dan pergi .
"Kita ngomongin reforma agraria hari ini," kata Raja Juli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026), saat ditanya soal uang 2.000 SGD itu.
Ketika didesak soal uang itu, Raja Juli menolak menjawab dengan cara halus.
Maaf," katanyabsambil menelungkupkan tangan.
Ia kemudian membanting pintu mobilnya, dan mobil itu berlalu. (man)


