Jakarta, Harian Umum - Bill Gates telah beberapa kali memprediksi tentang apa yang akan terjadi "secara akurat', termasuk soal pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020-2022.
Kini pendiri Microsoft itu mengatakan ada dua potensi bencana yang paling mengkhawatirkan dirinya, yak i perang besar dan pandemi yang lain setelah Covid-19.
"Banyaknya kerusuhan di dunia saat ini dapat memicu perang besar. Jika kita menghindari perang besar… maka, ya, akan ada pandemi lain, kemungkinan besar dalam 25 tahun mendatang," kata Gates seperti dikutip dari CNBC Make It, Kamis (12/9/2024).
Para ilmuwan biasanya memandang pandemi sebagai kejadian yang mungkin terjadi, bahkan tidak bisa dihindari, seiring berjalannya waktu.
Penelitian menunjukkan, penyakit ini menjadi lebih umum terjadi karena faktor-faktor seperti perubahan iklim dan pertumbuhan populasi.
Bagi Gates dan pendukung kesehatan global lainnya, pertanyaannya bukanlah apakah pandemi lain akan segera terjadi, melainkan apakah negara-negara akan lebih siap menghadapi wabah setelah Covid-19?
“Negara yang diharapkan oleh dunia untuk memimpin dan menjadi teladan ternyata tidak memenuhi harapan tersebut,” kata Gates mengacu kepada Amerika Serikat.
Gates menulis buku berjudul “How to Prevent the Next Pandemic” (Bagaimana Mencegah Pandemi Berikutnya) pada tahun 2022, di mana ia mengecam berbagai pemerintahan, termasuk Amerika Serikat, karena tidak melakukan persiapan yang memadai pada tahun 2020.
Dalam buku tersebut, miliuner yang dikenal dermawan ini memaparkan beberapa rekomendasi untuk negara-negara di seluruh dunia, termasuk kebijakan karantina yang lebih kuat, berinvestasi dalam pemantauan penyakit dan meningkatkan penelitian dan pengembangan vaksin.
Meskipun beberapa kemajuan telah dicapai dengan peningkatan pengeluaran untuk kesiapsiagaan pandemi di AS dan negara lain, Gates mengatakan respons global belum cukup.
“Meskipun beberapa pelajaran dari pandemi (Covid-19) telah dipelajari, sayangnya jauh lebih sedikit dari yang saya harapkan,” katanya.
Perpecahan politik yang diyakini banyak orang menghambat respons dunia terhadap Covid-19, masih menghalangi persiapan yang tepat untuk menghadapi wabah berikutnya,
Gates menambahkan: “Menyatukan pemikiran kita tentang apa yang (kita lakukan) dengan baik dan apa yang tidak kita lakukan dengan baik , masih belum terjadi.... Mungkin, dalam lima tahun ke depan, keadaan akan membaik. Tapi, sejauh ini, hal itu cukup mengejutkan," katanya.
Mencegah penyebaran penyakit adalah fokus dari sebuah episode dalam serial dokumenter Netflix dengan judul “What’s Next? The Future With Bill Gates" yang dijadwalkan tayang perdana pada 18 September 2024.
Dalam pemutaran perdana serial Netflix yang disediakan untuk Make It, Gates terlihat duduk bersama Dr. Anthony Fauci, mantan direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS. Dalam perbincangan tersebut, Fauci bersikukuh bahwa negara-negara terkaya, seperti AS, memiliki “tanggung jawab moral” untuk membagikan sumber daya mereka yang melimpah guna memimpin upaya pencegahan penyebaran penyakit di seluruh dunia.
Fauci menerbitkan memoar pada musim panas ini yang berjudul “On Call" yang berisi keprihatinan dirinya mengenai bagaimana dunia menghadapi “krisis kebenaran” akibat maraknya misinformasi, seperti misinformasi yang mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap inisiatif kesehatan masyarakat.
Ilmuwan tersebut menyampaikan dengan nada yang lebih optimis dalam wawancaranya pada bulan Juli dengan People, di mana dia mengatakan bahwa dia yakin kepercayaan publik terhadap fakta ilmiah pada akhirnya akan pulih.
“Saya masih merasa optimis dan berhati-hati bahwa akan ada malaikat yang lebih baik dalam diri setiap orang,” kata Fauci. (rhm)







