Roma, Harian Umum- Inter Milan membuka laga pertamanya di 2019 dengan hasil kurang memuaskan.
Menjamu Sassuolo di Giuseppe Meazza, Nerazzurri, Minggu (20/1/2019) dinihari WIB, salah satu tim papan atas Seri A Liga Italia itu ditahan imbang tanpa gol.
'Lesunya' pasukan Luciano Spalletti ini diduga karena laga digelar secara tertutup, karena Inter mulai menjalani hukuman dua laga tanpa penonton akibat serangan rasial suporternya terhadap bek Napoli Kalidou Koulibal pada laga Desember 2018 lalu.
Dugaan muncul karena sepanjang laga, penampilan sukat Internazionale terlihat jauh dari kata menarik, bahkan terlihat kurang menghadirkan intensitas.
Meski demikian, hasil seri ini juga bukan kabar baik bagi Sassuolo, karena hasil imbang ini membuat mereka melengkapi hasil lima kali berturut-turut bertanding tanpa kemenangan di seluruh kompetisi.
Dengan demikian, Inter masih bercokol di urutan ketiga klasemen sementara dengan perolehan 40 poin, unggul tujuh angka dari AS Roma yang bercokol di posisi keempat. Sedang Sassuolo berada di posisi ke-12 dengan 26 poin dari 20 pertandingan.
Secara head-to-head, Inter sebetulnya tercatat kalah tujuh dari delapan pertandingan Serie A terakhir melawan Sassuolo dan di 25 menit pertama terlihat akan memperpanjang rekor buruk ini.
Namun, kedua tim punya peluang bagus untuk mencetak gol, namun penyelesaian akhir Matteo Politano dan Kevin Prince-Boateng tidak dinaungi dewi fortuna. Inter bahkan bisa saja tumbang seandainya tidak ditolong beberapa aksi gemilang kiper veteran Samir Handanovic dan bek Milan Skriniar.
Sang defender sempat melakukan blokade krusial dari jarak dekat ketika Jeremie Boga dan Mehdi Bourabia membuat kemelut di kotak penalti tuan rumah yang berpotensi berbuah gol.
Sampai peluit panjang ditiupkan, skor kacamata tidak berubah. (sumber: goal)






